Showing posts with label Cake. Show all posts
Showing posts with label Cake. Show all posts

Thursday, June 24, 2021

KLEPON COCONUT CAKE OLEH CHEF YONGKI GUNAWAN "PASTI SANIA"

 Assalamualaikum Moms...

Kali ini share resep yang sudah lama aku share di instagram. Di simpan di sini biar mudah kalau nyari lagi. Ini resep saat ikut baking challenge dari produk tepung terigu "Sania". Resep dari chef Yongky Gunawan di akun instagram @pastisania. Untuk cake nya pakai spiku pandan full kuning telur. Ciri khas cake ini lebih padat dari pada sponge cake yang beremulsifier dan menggunakan telur utuh ya. Walaupun padat tapi lembut saat digigit, untuk pertanyaan enak mana, itu kembali ke selera juga sebenarnya. Menggunakan full kuning telur, butter berkualitas dan tehnik yang tepat maka hasilnya akan memuaskan.


RESEP KLEPON COCONUT CAKE OLEH CHEF YONGKI GUNAWAN
"PASTI SANIA"

Bahan A
• 35 kuning telur (700 g)
• 300 g gula pasir

Bahan B
• 150 g butter
• 100 g margarin
• 1 sdm pasta vanilla butter
• 50 g santan
• 1 sdt pasta pandan suji

Bahan C
• 120 g Tepung Terigu Sania Green untuk Klepon Coconut Cake Panggang (240 g Tepung Terigu Sania Green untuk Klepon Coconut Cake Kukus)
• 10 g maizena
• 10 g susu bubuk
• 3 g baking powder

Bahan Filling dan Cover
• 400 g bubuk vla
• 900 g susu cair
• 300 g santan
• 1 sdt pasta pandan
• 200 g air pandan suji cair
• 1 sdt pasta vanilla butter
• Kelapa kering

Hiasan
• Klepon
• Daun pandan

Cara Membuat
1. Kocok bahan A dengan kecepatan sedang hingga mengembang dan kaku selama 10-15 menit.
2. Saring bahan C hingga rata.
3. Cairkan bahan B sampai butter cair dan tidak mendidih.
4. Campurkan bahan A dan B menjadi satu lalu aduk perlahan, kemudian masukkan bahan C dan aduk lagi pelan-pelan sampai tercampur rata.
5. Masukkan ke dalam tiga loyang bulat yang sudah diolesi margarin lalu beri atasnya dengan kenari. Untuk Klepon Coconut Cake Panggang, panggang adonan selama 20 menit di suhu 180°C, kemudian setelah matang masukkan ke dalam lemari kedap udara selama dua jam hingga dingin. Untuk Klepon Coconut Cake Kukus, kukus adonan selama 20 menit dengan api besar.
6. Untuk filling, panaskan susu, santan, air pandan suji, pasta pandan, dan pasta vanilla butter menjadi satu sampai mendidih. Matikan api dan biarkan menjadi hangat. Setelah itu, masukkan ke dalam bubuk vla dan kocok sampai kental.
7. Potong melintang kue menjadi dua bagian sehingga menjadi enam potong kue. Lapisi tiap kue dengan filling.
8. Susun kue dan gunakan sisa adonan filling untuk menutup semua permukaan kue lalu tutupi dengan kelapa kering.
9. Hias atasnya dengan klepon dan daun pandan.


Resep sebenarnya menggunakan filling dan cover krim dengan resep yang sama. Hanya saja saat bikin ini saya menggunakan filling selai srikaya. Kalau mau versi yang unti kelapa juga bisa. Sesuaikan dengan selera saja sebenarnya. Selamat mencoba.

Happy baking Moms...



Tuesday, March 12, 2019

Red Velvet Yummy


Assalamualaikum Moms...

Kemarin ada yang bertanya kalau mau bikin red velvet enaknya pakai resep mana ya? Kalau menurut saya semua resep basic red velvet itu mirip-mirip ya, intinya bahannya ya itu-itu saja, takarannya juga tidak berbeda secara signifikan. Nah, kalau kita sudah pernah ngicip red velvet versi di bakery besar, pasti tahu lah ya basic red velvet itu ya seperti itu, cake-nya padat tapi moist. Berbeda jauh dengan chiffon cake atau ogura cake. Enak gak ya? kembali ke selera masing-masing. Ada kan yang doyan cake bantat seperti brownies (*baca:saya), ada yang sukanya cake empus-empus macam ogura atau chiffon cake. 


Kalau saya suka basic red velvet itu yang tekstur moist-nya berasal dari yogurt dan air kopi/jus buah bit, kenapa? karena buttermilk di Blitar tidak ada yang jual. hahahahha... Daripada bikin sendiri dari susu UHT diberi air jeruk lemon atau cuka, saya pilih yogurt saja. Memang beda ya? Silahkan dicoba sendiri ya, karena kembali lagi selera saya belum tentu sama dengan selera pembaca. Yogurt nya bukan yg buat diminum itu ya, tapi yang lebih kental, biasanya kemasannya kayak cup gitu bentuknya.


Misal mau lebih hemat, memang gantilah dengan buttermilk ala homemade, susu UHT dihangatkan sebentar, beri perasan air jeruk lemon atau cuka, biarkan sebentar tunggu hingga pecah, maaf seperti susu basi itu lho, ada misah kan ya di bagian atas dan bawahnya, semoga maksud saya tersampaikan lah ya. Nah buttermilk ala-ala sudah siap dipakai. Yang dipakai semuanya ya, bukan hanya lapisan atasnya saja, tapi semuanya itu tadi yg digunakan, misal butuh 1 cup buttermilk di resep ya kita buat dari 1 cup susu UHT hangat plus 1 sdm cuka atau air jeruk lemon.


Kalau untuk jualan, semua sesuaikan dengan selera pasar ya, misal mau red velvet versi original ya pakai resep ini cocok teksturnya. Kalau mau yang empuk, karena kadang orang kan taunya cake enak itu yang empuk gitu ya, bisa pakai sponge cake atau jenis lainnya yang dirasa disukai konsumen anda, tapi buat dengan tambahan pasta red velvet dan juga jus buah bit. Terus namanya apa? Ya tetep red velvet cake lah, tapi ada embel-embelnya, misal nih, red velved cake ala dapur-ziah. hihihi...



Resep ini saya ambil dari Divas Can Cook. Sebenarnya mau pakai resep siapapun bisa kok, mau yg enak ya konsekuensinya kudu pakai bahan yang bikin kue jadi enak juga. Apakah kudu premium semua bahan bakunya? Kembali ke pangsa pasar ya. Tehnik pembuatan jg sangat berpengaruh dalam menentukan hasil tekstur dan rasa dari cake itu sendiri. Beda oven, beda merk bahan, beda "tangan" hasilnya bisa jadi beda juga. Terus kudu gimana? Jam terbang diperbanyak. Apakah saya pernah gagal, jawabannya seriiiinggg...



Kue berakhir di tempat sampah itu pasti semua orang pernah mengalami. Tapi kapan mau bisa kalau enggak berani mencoba. Jangan gunakan alasan ovennya, mixernya dll tidak sebagus punya si dia, alhasil pasti gak bisa bikin seperti itu, ah salaaaahhhhh... saya mulai suka baking tahun 2011, dan awal jualan saya akhir 2013, dan dari awal itu sampai 2016 masih memakai oven tangkring, iya oven yang nangkring di atas kompor itu, selama kurun waktu 3 tahun jualan itu saja habis 2 oven, kerusakan terjadi karena sudah terlalu sering dipakai ya, mleyot-mleyot semua body-nya. Saat itu saya hanya pakai oven tangkring pemberian ibu saya tidak beli, jadi ya merk apa adanya. Setelah itu apakah beli oven yg bagus langsung, enggak lah, dapat hibah lagi dari bu mertua. hahahaha.... Setelah ditahan-tahan akhirnya sekitar tahun 2016an akhir baru beli oven deck.



Baiklah kita kembali ke jalan yang benar. Jangan dengarkan curhatan receh saya. wkwkwkwk.... Langsung saja ini dia resepnya yang sedikit saya tambahi narasinya dan jelas tanpa bahan yang tidak dianjurkan bagi umat muslim (*halal only)



Red Velvet Cake
by : Divas Can Cook

Bahan :

360gr tepung terigu
1 sdt baking powder
1 sdt soda kue
1 sdt garam halus
2 sdm cokelat bubuk (pilih yang berwarna cenderung merah)
400 gr gula halus
1 cup minyak
2 butir telur
1 cup yogurt (*aslinya butter milk)
2 sdt essen vanilla
1-2 sdm essens red velvet (*aslinya pewarna merah)
1/2 cup air kopi panas(*nescafe)/ jus buah bit
1 sdt cuka masak



Cara membuat:
1. Siapkan loyang bulat diameter 20cm tinggi sekitar 5cm, jadi 2 loyang. Beri baking paper alasnya dan oles margarin.
2. Panaskan oven 180 derajat celcius.
3. Ayak tepung, baking powder, soda dan garam. Sisihkan.
4. Letakkan gula dan minyak dalam wadah cukup besar.
5. Campur telur, yogurt, essens, vanila essens dan red velvet  hingga rata.
6. Aduk rata air kopi/jus buah bit dan cuka.
7. Campur bahan kering dengan bahan basah, aduk segera, jangan terlalu lama mengaduk agar tidak bantat.
8. Tuang dalam 2 loyang.
9. Panggang selama kuraang lebih 40 menit. Tes tusuk.
10. Angkat, dinginkan. Siap dihias.


Happy baking Moms...

Tuesday, November 13, 2018

Brownies Duo Choco-Cheese


Assalamualaikum Moms....

Yeeeeyyyyy.... Akhirnya ngeblog lagi setelah beberapa miggu dilanda gundah gulana urusan dunia nyata. Kali ini mau share resep Brownies Duo Choco-Cheese, yang gundah nan galau plus gulana bakal hilang seketika digigitan pertama, ah lebay nya kumat nih saya. Ini sebenarnya hanya brownies cokelat saja yang dimix dengan adonan keju, lalu siram ganache dan dikasih hiasan yang super duper rame karena seisi jajanan cokelat di ind*mart bakalan mejeng di sini. hihihi...


Di pict ini saya menggunakan cokelat belgian yang dark untuk adonan brownies dan ganache nya. Buat pecinta cokelat yang otentik, ada pahit-pahit nya cokelat, cocok banget ini ya. Kalo mau yang versi Indonesia banget (*brownies manis semanis senyum saya, wkwkwkk...) bisa pakai belgian cokelat yang milk ya. Nah kalo mau yang ramah dikantong pakai saja dark cokelat biasa, enggak perlu pakai yang milk sudah lumayan manis kok produk dark cokelat yang dijual dipasaran. Yah mungkin itulah kenapa sama-sama dark cokelat, tapi buatan luar lebih mahal, karena dari segi kadar kandungan cokelatnya saja juga sudah beda. Sebagian besar konsumen saya enggak doyan kok dikasih belgian dark cokelat. Alhamdulillah.... #Eehhhh....


Adonan brownies cokelatnya saya menggunakan adonan brownies kilap seperti postingan sebelumnya di sini, tapi karena saya tidak mengejar kilap dari permukaan atasnya, kan ditimpa ganache tidak kelihatan permukaan atas yang mengkilap, maka saya kurangi komposisi gulanya, hasilnya manis pas dipadukan dengan asinnya adonan keju, Ahhh.... jadi geser ke kanan kan timbangannya? Di situlah saya merasa berdosa pada diri sendiri. Baiklah langsung cus saya tuliskan resepnya, silahkan dicoba, bisa juga dibuat varian jualan, semua bahan bisa diganti dengan jenis bahan yang sama kualitas berbeda, sesuaikan dengan target pasarnya, bila ada kritik saran tentang Brownies Duo Choco-Cheese ini, saya tunggu di komen ya, karena saya juga masih belajar, banyak kekurangan dan kesalahan itu pasti. Pertanyaan bisa langsung kirim via WA, email atau inbox FB boleh, asal jangan DM IG ya, soalnya saya jarang buka DM. hihihi....


Brownies Duo Choco-Cheese

A. Bahan brownies cokelat

225 gr cokelat batang

125 gr butter (mentega juga boleh, tapi hasilnya berbeda ya, mix minyak juga boleh tergantung selera)

150 gr tepung terigu protein rendah

50 gr cokelat bubuk (mau cokelatnya 25gr saja juga boleh (*tapi rasanya beda ya) asal cokelat dan terigu jumlahnya 200gr)

3 butir telur

175 gr gula pasir (pakai gula kastor bisa lebih cepat halus saat dimixer)

B. Bahan brownies keju

250gr cream cheese
50gr butter
50gr gula halus
2 kuning telur
30gr tepung terigu protein rendah
1 sdt vanilla essens

C. Bahan ganache

100gr DCC
100gr Whipy cair
1 sdt madu

D. aneka topping untuk hiasan atasnya, bebas ya ini, sesuai selera

Cara membuat :

1. Panaskan oven suhu 170derajat celcius.

2. Siapkan loyang persegi ukuran 22x22x5cm (untuk hasil tinggi, kalo mau sedang pakai 24x24x5cm), oles mentega, alasi dengan kertas roti sampai menjulur keluar kertasnya agar mudah saat mengeluarkan brownies dari loyang, oles mentega lagi. Sisihkan.

3. Lelehkan cokelat batang dan butter dengan cara ditim, sisihkan. Ayak tepung terigu dan cokelat, sisihkan.

4. Kocok telur dan gula cukup dengan wishker saja sampai gula larut, kalau gak mau capek pakai mixer kecepatan rendah juga boleh

5. Masukkan cokelat dan mentega leleh, aduk rata.

6. Masukkan ayakan terigu dan cokelat bubuk, aduk rata.

7. Tuang 2/3 adonan dalam loyang, ratakan. Panggang dalam oven 170drajat selama 25menit. Sambil menunggu kita buat adonan brownies keju.

8. Membuat brownies keju, mixer cream cheese sampai lembut, lalu masukkan bahan2 lainnya, aduk rata.

9. Setelah 25 menit keluarkan brownies cokelat dr oven. Tuang diatas brownies cokelat td, adonan keju. Kemudian timpa dengan 1/3 sisa adonan brownies cokelat untuk motif agar saat dipotong nanti ada motifnya.

10. Masukkan ke dalam oven kembali, kurang lebih 20menit. Tes tusuk bila perlu. Kalau sy biasanya melihat bagian tengahnya kalo sudah membentuk gunung sempurna (tidak ada cekungan) berarti sudah matang, dan lagi2 ini hanya perasaan saya, gunakan tes tusuk agar lebih valid.

11. Angkat dinginkan. Keluarkan dr loyang.

12. Membuat ganache, panaskan whipy sampai muncul gelembung2 kecil dipinggiran panci, matikan api, tuang dalam dcc yg sudah dicincang, biarkan sesaat, aduk rata hingga leleh sempurna, masukkan madu, aduk rata, tuang di atas brownies.

13. Langsung hias atasnya dgn aneka cokelat biar bisa lengket ya cokelat hiasannya, soalnya kalo ganache dingin, susah nempel nanti hiasannya.

14. Masukkan kulkas hingga set, lalu trim bagian pinggir brownies agar rapi.

15. Siap dijual.


Noted: tips untuk menghias bagian atasnya, gunakan cokelat yang memiliki perpaduan warna cocok, serta ornamen tambahan yang membuat lebih hidup. Ini menurut saya ya, bisa diberi saran kalo salah, topping yg cocok itu dominan warna cokelat dan putih, tetapi ada bagian minoritas warna pemanis, misal sedikit merah dari cherry, hijau dari kitkat green tea/kemasan milo cube, warna emas/silver dari aneka kemasan cokelat yang ukurannya relatif kecil dibanding yang warna dominan si cokelat/putih. Penataannya ini selera ya, asal bisa masuk aja saat dilihat. Karena selera saya belum tentu sama dengan selera Mommy sekalian, benar tidak??? hehehehe...

Happy Baking Moms...

Saturday, October 20, 2018

Aneka Dekor Tart


Assalamualaikum Moms...

Mau setor aneka dekor tart saja. Semoga Menginspirasi..

















Happy baking Moms...

Sunday, October 14, 2018

Perjalanan Cheese Cake Dapur-Ziah


Assalamualaikum Moms...

Mohon maaf entry baru pakai stock foto lama ya. Biar bakul kueh nya ini ingat kalo sudah bergelut dengan dunia cheese cake sejak lama. Baiklah kita mulai pembahasan tentang cheese cake ini. Untuk cheese cake, saya memang menggunakan 2 macam resep. Lhoooo.... Kenapa harus 2 macam? Karena konsumen saya punya selera yang berbeda. Jadi pada dasarnya, konsumen lebih suka cheese cake yg empuk untuk dasar kue tart. Tetapi suka yang lebih padat untuk cheese cake potong sebagai cemilan. Nah untuk masalah ini, biasanya bakule tahu dari mana? Yang jelas dari testi konsumen donkkk.... Lalu jenis mana yang lebih banyak disukai? sama banyaknya. hihihihi....


Oiya, satu lagi, saya tidak pernah screen shot  testi konsumen lalu saya posting di medsos ya, kenapa? Saya takut kalo suatu saat kelewatan ada yang tidak saya posting malah bikin gak enak hati. Selain itu kadang tulisan itu tidak bisa mendiskripsikan maksud ucapan kita dengan tepat, biarlah mereka melihat testi konsumen saya di kolom komentar saja. Lalu bagaimana mungkin calon konsumen baru akan datang kalo gak ada postingan testi pelanggan lama. InsyaALLAH saya percaya rejeki gak bakal kemana. Cukup dibuktikan terus berkarya agar calon pembeli percaya bahwa kue kita layak untuk dicoba, dan dijamin bikin ketagihan. hihihihi...


Balik lagi ke masalah cheese cake, untuk resep cheese cake yang empuk, cocok untuk base cake tart, sudah pernah saya posting di sini ya. Kalau masih ada yang protes kenapa hasil eksekusi saya tidak sama dengan cheese cake buatan dapur-ziah, nah ini yang kudu ditelaah. Apakah merk bahan yang dipakai sama? Apakah tehnik pembuatannya sudah sama? Atau mungkin ada faktor lain yang berbeda. Cheese cake ini butuh 8telur untuk satu resep, sehingga teksturnya lebih empuk mirip-mirip sponge cake lah.


Berikut saya tulis ulang resepnya cheese cake 8 telur.

Cheese Cake 8 Telur ala Dapur-Ziah

Bahan Cake :
8 butir putih telur
140 gr gula pasir 

90 gr butter
250 gr cream cheese
90 ml susu UHT cair 

70 gr tepung terigu protein sedang, ayak
20 gr maizena, ayak 

8 butir kuning telur 

Cara membuat cake :
1. Panaskan butter, cream cheese dan susu UHT cair hingga hampir mendidih (kurang lebih 80 derajat Celcius), matikan api.
2. Masukkan tepung terigu dan maizena yang sudah di ayak, aduk rata dengan whisker.
3. Setelah adonan hangat, masukkan kuning telur, aduk rata. Sisihkan.
4. Kocok putih telur dan gula hingga kaku (jangan sampai over agar tidak turun terlalu banyak nanti cakenya setelah matang).
5. Campur adonan kuning telur dan kocokan putih telur dengan sistem pancing dulu ya.
6. Aduk balik hingga rata.
7. Tuang dalam loyang bulat diameter 20 cm yang sudah dialasi kertas roti.
8. Panggang dengan sistem au bai marine hingga matang suhu 160 derajat selama 80 menit.


Nah, kalau mau yang agak padat, resep 8 telur itu bisa diubah menjadi 6 telur saja. Sehingga karena putih telur yang dipakai lebih sedikit, hasilnya akan lebih padat daripada versi 8 telur. Mudahkan mengutak atik resep itu, yang susah adalah niat untuk eksekusinya. wkwkwkwkk...


Saat ini sudah banyak sekali resep yang beredar untuk versi 6 telur ya. Untuk resep yang sudah berseliweran itu, saya sudah mencoba beberapa, tapi saya sendiri lebih suka resep cheese cake yang versi 6 telur milik Diana Dessert, soalnya pakai resep ini yang sudah berhasil dan rasa kejunya berasa, yang lain kurang berasa, mungkin karena jumlah cream cheese nya kurang ya. Yah bisa dibilang pakai resep lainya belum berhasil. hahahaha.... Yang mau lihat resep asli versi 6 telur ala Diana Dessert ada di sini ya link nya. Saya tuliskan ulang di bawah juga.


Berikut saya tuliskan ulang resep cheese cake 6 telur versi Diana Dessert.

Japanese Cheese Cake ala Diana Dessert

Bahan:
140 gr gula pasir
6 putih telur
6 kuning telur
1/4 sdt cream of tar-tar
50 gr mentega
250gr cream cheese
100 ml susu uht
1 sdm jus lemon
60 gr tepung terigu
20 gr tepung maizena
1/4 sdt garam halus


Cara membuat:
1. Panaskan butter, cream cheese dan susu UHT cair hingga leleh, matikan api.
2. Masukkan tepung terigu dan maizena yang sudah di ayak, aduk rata dengan whisker.
3. Masukkan kuning telur dan jus lemon, aduk rata. Sisihkan.
4. Kocok putih telur dan cream of tartar hingga berbusa, tambahkan gul, kocok hingga soft peak (jangan sampai over agar tidak turun terlalu banyak nanti cakenya setelah matang).
5. Campur adonan kuning telur dan kocokan putih telur dengan sistem pancing dulu ya.
6. Aduk balik hingga rata.
7. Tuang dalam loyang bulat diameter 20 cm yang sudah dialasi kertas roti bagian bawah dan samping.
8. Panggang dengan sistem au bai marine hingga matang suhu 160 derajat selama 70 menit.


Mau coba yang mana? Yang pasti dicoba dulu semuanya ya. Setelah itu putuskan mana yang paling cocok dilidah kita.

Happy baking Moms...

Monday, October 1, 2018

Cerita Di Balik Rusian Black and White Cake


Assalamualaikum Moms...

Sedikit curhat ya, dulu awal-awal saya melihat cake yang satu ini kok berasa ribet ya bikinnya. Pasti cucian bakalan numpuk, itu sudah menjadi momok pertama yang terlintas dipikiran saya, maklum emak yang satu ini paling takut kena air. hahahah... Setelah mulai buka orderan tart, gak mungkin kan orderan Rusian Black and White ini ditolak dengan alasan males nyuci perabot, kudu tetep dijalani, dilalui dengan sabar dan ikhlas. wkwkkk....


Suatu saat ada customer yang request kue cokelat diberi lapisan keju dan cokelat di dalamnya, terserah kue apa dan dekor bagaimana. Akhirnya teringat kue yang menantang ini, dan tereksekusilah dengan manis. Ternyata tidak seribet bayangan awal, memang yang terpenting dalam baking itu niat, asal niatnya lurus, insyaAllah dimudahkan. hahahha... Dulu awal terjun di dunia baking, bakul amatiran ini suka pusing lihat cucian perabot yang menggunung, alhamdulillah sekarang sudah belajar cuek gak mau diambil pusing, kayak lagu dangdut itu aja lah prinsipnya "kuat dilakoni ra kuat ditinggal ngopi". hihihi.... Plissss....jangan julid baca tulisanku ini ya. wkwkkwkk....


Balik lagi ke topik utama, cake yang satu ini cocok buat pecinta cokelat tapi juga suka keju, perpaduannya pas, bikin nagih. Apalagi dikasih topping full yang menggoda seperti foto ini, dijamin siap-siap timbangan geser ke kanan. Untuk resep cake bisa pakai resep cake cokelat apa saja, jenis sponge, spiku, mud cake dan lainnya, tergantung selera ya. Mungkin suatu saat bisa dicooba pakai cheese cake cokelat, pasti tambah mantap. Aahhh... Ngebayangin jadi ngiler. hihihihi...


Kue ini juga bisa dijadikan base cake untuk tart anak yang unyu-unyu lho. Tart L.O.L. seperti foto di atas itu dalamnya juga pakai Rusian Black and White Cake. Tetep bisa cantik kan? Yang jelas poles sampingnya kudu pakai tehnik 2x poles buttercream biar enggak ada remahan kue maupun filling bocor yang terlihat dari luar. Tehniknya sama seperti yang pernah saya share di drip cake di sini dulu ya.


Inspirasi cake ini datang dari blog Kak Azlita Masam manis, super cantik-cantik kue beliau. Yang mau resepnya bisa langsung cus ke blog beliau ya, ini link ke resep Rusian Black and White Cake versi kak Azlita. Dicoba dulu, jangan cuma dibayangkan, mudah kok membuatnya. Ingat!!! Yang penting sudah "niat", lalu diikuti dengan "tekad" dan diakhiri dengan "berbuat". Ini quotes of the day yang sok bijak dari dapur-ziah ya. hihihi... Selamat mencoba ya Moms...


Happy baking Moms...

Sunday, September 23, 2018

Mendekor Birthday Cake dengan Gaya Drip Cake Menggunakan Ganache Cokelat



Hallo Moms...

Akhirnya nge-blog lagi setelah sekian purnama mengumpulkan niat dan berakhir yah begitulah. wkwkwkwk... Kali ini dapur-ziah akan mencoba menuliskan cara, tips dan trik mendekor kue tart menggunakan ganache siram yang biasa disebut drip cake. Untuk drip cake yang warna-warni insyaAllah dibahas next time ya, kita fokus dulu ke drip cake menggunakan ganache siram.

Drip cake sendiri adalah cake yang dihias menggunakan lelehan cokelat sehingga tampak seperti ada aliran cokelat leleh di samping cake yang terjun bebas seperti aliran air terjun. Saat ini sudah banyak sekali variasi dekor menggunakan gaya drip cake ini, warnanya pun sudah tidak melulu cokelat ya, bisa warna-warni sesuai selera.


Sebelumnya ijin mohon maaf dulu ya, ini saya masih amatiran di dunia baking, jadi cara yang saya gunakan berdasarkan pengalaman saya saja selama ikut kursus, mengerjakan orderan dan bereksploasi sendiri di dapur. Dan pasti akan sangat mendasar apa yang akan saya sampaikan ini, jadi buat yg sudah ahli saya tunggu masukkannya. Mohon koreksi dan bisa langsung komen dibawah postingan ini jika ada yang keliru ya.


Berikut tips pra-eksekusi penyiraman cake dengan ganache siram.

1. Gunakan tatakan kue atau alas kue dari bahan yang kokoh, saya biasanya menggunakan alas triplek agar nanti bagian bawah ganache tidak patah / retak saat sudah kering dan kena goncangan saat proses pengiriman cake tart.
2. Tata base cake secara presisi, bila perlu trim bagian samping agar hasilnya bisa presisi dan mulus saat diberi krim. Biasanya tehnik yang saya gunakan adalah memastikan kue dalam keadaan dingin betul, masukkan kulkas bila perlu agar kokoh dan tidak rontok saat ditrim untuk meratakan pinggiran cake nanti.
3. Poles tipis cake dengan butterkrim hingga merata ke semua sisi, kemudian masukkan kulkas selama sekitar 10menit hingga krim saat disentuh sudah mulai mengeras, hal ini bertujuan agar saat dipoles krim yg lebih tebal untuk bagian terluar cake nanti tidak ada remahan kue yang akan tampak dari luar.


4. Setelah 10 menit di kulkas, keluarkan cake, poles lagi dengan krim yang lebih tebal sebagai cover terluar cake, dijamin tidak akan ada remahan cake yang akan terlihat asal lapisan pada no 3 di atas benar-benar sudah kaku. Untuk warna krim mengikuti selera kita ya. Kalau saya menggunakan plastik segitiga untuk menyemprotkan buttercream ke seluruh permukaan cake biar rata dan rapi.
5. Setelah seluruh permukaan cake tertutup sempurna dengan krim, gunakan spatula untuk meratakan krim hingga permukaan cake halus merata.
6. Kue siap disiram dengan ganache cokelat untuk menghasilkan drip cake yang cantik.


Ganache Cokelat Siram
(untuk mendekor drip cake)
*Resep ini untuk memberi ganache cokelat pada cake bulat D20cm full bagian atasnya dan efek drip cake pada bagian samping, silahkan dikonfersikan sendiri tergantung besar kecil kue yang akan dihias

Bahan :
100 gr whipping cream cair (bisa juga menggunakan wipy bubuk yg ditambah air)
100 gr cokelat batang / DCC, cincang agak halus agar mudah leleh
(*optional) 1 sdt madu / unsalt butter / butter / minyak / margarin

Cara membuat :
1. Panaskan air hingga mendidih, matikan.
2. Tim whipping cream di atas air yg sudah dididihkan tadi hingga mulai hangat.
3. Masukkan cokelat, aduk2 hingga meleleh semua, setelah itu bisa dimasukkan bahan optional di atas, tidak menggunakan bahan optional ini jg gakpapa kok. aduk sampai rata dan cokelat sudah leleh semua.
4. Siram ganache di atas kue mulai dari bagian tengah lalu terus hingga merata ke bagian samping, kalau kue bulat bisa seperti pola obat nyamuk bakar ya cara menuangnya.
5. Pastikan pola yang terbentuk dibagian samping seperti lelehan di gambar yang saya post ini ya, jangan sampai kebanyakan nuangnya, nanti jadi full ganache siram bagian samping cake, jadinya bukan drip cake donk. hihihihi....


Oiya, pastikan semua pernak-pernik untuk mendekor bagian atas cake yang akan dipasang sudah siap semua ya, karena kalau sudah mulai kaku diberi dekor atasnya hasilnya kurang maksimal dan bisa jadi tidak lengket. Misal akan kita hias ucapan dari papan cokelat dan aneka cokelat cetak serta buah, maka pastikan sudah siap semua, sudah dibersihkan buah-buahannya, intinya tinggal tancep lah.

Tapi beda lagi kalau bagian atas cake akan diberi spuitan krim lagi, ini kita harus menunggu ganache kaku sedikit ya, sehingga saat kita menyepuitkan butterkrim ke atasnya sudah tidak melorot lagi nanti krimnya. Karena ganache ini akan terus jatuh sampai tingkat kekentalan tertentu hingga si ganache mulai dingin dan akan berhenti bergerak. Semoga kata-kataku tidak ambigu. hahahah...


Selamat mecoba ya Moms, jangan lupa dipraktikkan.

Happy baking Moms...