Showing posts with label Cheese. Show all posts
Showing posts with label Cheese. Show all posts

Sunday, November 22, 2020

KOREAN GARLIC CHEESE BREAD


Assalamualaikum Moms...

Postingan yang terlambat. Hihihi... Yang mau tau cara bikin Garlic Cheese Bread ala dapur ziah bisa cus ke youtube sini ya.

Garlic Cheese Bread

A. Roti 600gr terigu protein tinggi (me komachi) 50gr gula pasir 3sdm susu bubuk 10gr ragi instant 3kuning telur(+-50gr) 50gr whipped cream cair (me anchor) 300gr susu UHT dingin (Total kuning telur+wipy+uht 400gr) 100gr mentega (me wisjman) 1sdt garam halus B. Isian 500gr cream cheese (me anchor) 50gr gula halus 50gr susu kental manis 170gr whipped cream cair (me anchor) C. Celupan 2 butir telur 50gr susu kental manis 7 siung bawang putih rajang halus 2 sdm daun parsley segar cincang 100gr mentega (me wisjman) 200gr margarin (me blue band cake and cookies) D. Taburan Parmesan bubuk Keju cheddar parut Happy baking Moms...

Saturday, February 2, 2019

Cheese Soft Bread


Assalamualaikum Moms...

Kali ini mau menebar virus ngeroti ya, yang jelas ini roti empuk banget walau tanpa bahan pengempuk yang itu tuhhh... Tapi tetep ya, kudu kalis elastis syarat mutlaknya. Sebenarnya saya sudah gak pernah terima orderan aneka roti dan donat, kenapa, saya gak sempat bikinnya, bikin roti butuh proses yang lama dan harus berkelanjutan, maksudnya tidak bisa ditinggal-tinggal biar enggak over proofing. Karena rutinitas sebagai mama yang kadang merangkap sebagai inem dan tukang ojek anak, maka sudah beberapa bulan ini saya memutuskan off dulu dari aneka pesanan rerotian. Etapiiiiii, ya tetep sesekali bikin roti atau donat dalam jumlah kecil, untuk cemilan keluarga.


Penggunaan bahan tambahan tidak dipungkiri pasti memiliki efek terhadap tubuh seseorang bila diberikan secara kontinu, katakanlah hanya sekian gram, tapi bila dikonsumsi tiap hari pasti akan menumpuk di dalam tubuh. Karena setiap bikin roti saya pasti mengutak-atik bahan biar tetep empuk walaupun untuk keesokan harinya. Berikut ini saya share beberapa tips yang pernah saya lakukan dan membuat roti hasil ngulen saya bisa empuk sampai 3 hari tanpa bahan tambahan pengempuk dll.

Yang pertama adalah tepung, saya memang selalu menggunakan tepung komachi untuk membuat roti, kenapa? Ya sudah cocok saja dengan tepung ini. Tapi tidak berarti full komachi ya, saya selalu menambahkan sedikit tepung protein sedang misal merk segitiga untuk mendapatkan tekstur yang saya inginkan. Kalau full komachi hasilnya menurut saya terlalu molor dan kenyal. Untuk perbandingannya sih tergantung feeling aja, misal komachi 500gr, tepung segitiganya 50gr.


Yang kedua adalah cairan, yang saya maksud di sini adalah bahan cairnya misal air/susu/telur dll yang jelas menyumbang basah pada adonan. Untuk takaran cairan, ini yang agak susak dijelaskan ya, karena setiap merk tepung pasti kebutuhan cairannya berbeda, bahkan merk yang sama dibeli saat yang berbeda, jumlah air yang dibutuhkan belum tentu sama. Khusus ini kudu pakai ilmu feeling lagi, kalau sudah biasa ngadon roti pasti tau kelembekan adonan yang pas. Kalau terlalu lembek nanti susah dibentuk karena lengket ditangan, tapi kalau kurang air dijamin rotinya cepat atos alias keras. Untuk menghasilkan roti yang empuk, saya memadukan susu UHT dingin dan whipped cream cair, kenapa? Sesuai eksperimen saya, hasilnya tetap empuk untuk 3 hari kedepan. Untuk telur, saya wajib pakai kuning telur karena ini yang akan menyumbang keempukan roti kita.

Yang ketiga adalah isian roti, entah kenapa setiap roti yang diisi dengan adonan cokelat pasti tidak tahan lama empuknya. Alhasil saya pun penasaran dan menjelajahi mbah google, ternyata memang isian cokelat entah itu meisis, filling cokelat, dcc, dll yang jelas mengandung bahan cokelat memang menyerap kelembaban, sehingga roti cepat kering dan tidak awet moist, inilah yang mambuat roti isian cokelat lebih tidak tahan empuk dibanding dengan isian yang basah seperti selai srikaya dll. Mungkin kalau ada yang tau alasan tepatnya bisa komen ya di bawah.



Untuk bahan lainnya misal gula, ragi instan, garam, susu bubuk dan butter ini tergantung keinginan ya, saya suka memblender gula pasir untuk ngadon roti biar cepat kalis. Kalau raginya menggunakan merk terserah, asal masih bagus dan tidak rusak biar adonan bisa mengembang. Pemberian sedikit garam halus menyumbang rasa gurih pada roti dan dia juga sebagai kontrol kerja ragi lho sebenarnya, jadi ada yang menekan kerja ragi saat kita sedikit over proofing adonan, mungkin karena ditinggal nonton drakor. #Ehhh.... Kalau susu bubuk ini tidak wajib ya, karena kita sudah pakai susu UHT untuk cairannya, tapi kalau pakai air, beri susu bubuk biar lebih nyusu hasil rotinya. Butter merknya terserah juga, semakin mahal semakin enak. hihihi....

Yang tidak kalah penting adalah pasca roti matang ya. Saat sudah diangkat, usahakan segera dikemas dalam wadah kedap begitu roti sudah hangat menjelang dingin, nah gimana ya? Yang jelas tidak terlalu panas cukup uapnya hilang, tapi jangan sampai dingin dan kelamaan diangin-anginkan, kemas dalam wadah kedap atau langsung dibungkus plastik satu-satu. Kalau masih terlalu panas roti cepat berjamur karena uap tidak bisa keluar, kalau terlalu dingin roti akan cepat keras. Yahhh yang sedang-sedang sajalah. hahaha....

Baiklah daripada saya ditimpuk sendal jepit karena kepanjangan narasi, berikut resep roti yang soft banget menurut saya.

Cheese Soft Bread

Bahan:
425gr komachi
25gr tepung segitiga
2 sdm susu bubuk
50 gr gula pasir (*ditambahi boleh ya bagi yang pengen adonan lebih manis)
7gr ragi instan

2 kuning telur + 50gr whipped cream cair + susu UHT dingin ditimbang total cairan 300gr (disesuaikan dengan kelembaban tepung)

5gr garam halus
80gr butter

isian sesuai selera, saya pakai milky soft cheese milik kraft

Cara membuat:
1. Campur semua bahan kering.
2. Tambahkan bahan cair, ulen hingga stengah kalis.
3. Masukkan garam dan butter, ulen kembali hingga kalis elastis, bila dibentangkan sudah terbentuk lapisan tipis seperti balon yang ditiup itu ya alias window pane.
4. Bulatkan adonan dan istirahatkan sekitar 30-45menit.
5. Timbang adonan sesuai selera kemudian kita rounding.
6. Isi dan bentuk sesuai selera.
7. Proofing kembali sekitar 45-60 menit sampai ukuran 2x lipat dari semula.
8. Oles dengan susu UHT cair lalu panggang dengan suhu 180-200 derajat celcius selama 15-20 menit, tergantung oven masing-masing dan besar kecil ukuran roti ya.
9. Angkat dan keluarkan roti, segera oles permukaan dengan butter agak mengkilap.
10. Siap disajikan

Happy baking Moms...

Tuesday, November 13, 2018

Brownies Duo Choco-Cheese


Assalamualaikum Moms....

Yeeeeyyyyy.... Akhirnya ngeblog lagi setelah beberapa miggu dilanda gundah gulana urusan dunia nyata. Kali ini mau share resep Brownies Duo Choco-Cheese, yang gundah nan galau plus gulana bakal hilang seketika digigitan pertama, ah lebay nya kumat nih saya. Ini sebenarnya hanya brownies cokelat saja yang dimix dengan adonan keju, lalu siram ganache dan dikasih hiasan yang super duper rame karena seisi jajanan cokelat di ind*mart bakalan mejeng di sini. hihihi...


Di pict ini saya menggunakan cokelat belgian yang dark untuk adonan brownies dan ganache nya. Buat pecinta cokelat yang otentik, ada pahit-pahit nya cokelat, cocok banget ini ya. Kalo mau yang versi Indonesia banget (*brownies manis semanis senyum saya, wkwkwkk...) bisa pakai belgian cokelat yang milk ya. Nah kalo mau yang ramah dikantong pakai saja dark cokelat biasa, enggak perlu pakai yang milk sudah lumayan manis kok produk dark cokelat yang dijual dipasaran. Yah mungkin itulah kenapa sama-sama dark cokelat, tapi buatan luar lebih mahal, karena dari segi kadar kandungan cokelatnya saja juga sudah beda. Sebagian besar konsumen saya enggak doyan kok dikasih belgian dark cokelat. Alhamdulillah.... #Eehhhh....


Adonan brownies cokelatnya saya menggunakan adonan brownies kilap seperti postingan sebelumnya di sini, tapi karena saya tidak mengejar kilap dari permukaan atasnya, kan ditimpa ganache tidak kelihatan permukaan atas yang mengkilap, maka saya kurangi komposisi gulanya, hasilnya manis pas dipadukan dengan asinnya adonan keju, Ahhh.... jadi geser ke kanan kan timbangannya? Di situlah saya merasa berdosa pada diri sendiri. Baiklah langsung cus saya tuliskan resepnya, silahkan dicoba, bisa juga dibuat varian jualan, semua bahan bisa diganti dengan jenis bahan yang sama kualitas berbeda, sesuaikan dengan target pasarnya, bila ada kritik saran tentang Brownies Duo Choco-Cheese ini, saya tunggu di komen ya, karena saya juga masih belajar, banyak kekurangan dan kesalahan itu pasti. Pertanyaan bisa langsung kirim via WA, email atau inbox FB boleh, asal jangan DM IG ya, soalnya saya jarang buka DM. hihihi....


Brownies Duo Choco-Cheese

A. Bahan brownies cokelat

225 gr cokelat batang

125 gr butter (mentega juga boleh, tapi hasilnya berbeda ya, mix minyak juga boleh tergantung selera)

150 gr tepung terigu protein rendah

50 gr cokelat bubuk (mau cokelatnya 25gr saja juga boleh (*tapi rasanya beda ya) asal cokelat dan terigu jumlahnya 200gr)

3 butir telur

175 gr gula pasir (pakai gula kastor bisa lebih cepat halus saat dimixer)

B. Bahan brownies keju

250gr cream cheese
50gr butter
50gr gula halus
2 kuning telur
30gr tepung terigu protein rendah
1 sdt vanilla essens

C. Bahan ganache

100gr DCC
100gr Whipy cair
1 sdt madu

D. aneka topping untuk hiasan atasnya, bebas ya ini, sesuai selera

Cara membuat :

1. Panaskan oven suhu 170derajat celcius.

2. Siapkan loyang persegi ukuran 22x22x5cm (untuk hasil tinggi, kalo mau sedang pakai 24x24x5cm), oles mentega, alasi dengan kertas roti sampai menjulur keluar kertasnya agar mudah saat mengeluarkan brownies dari loyang, oles mentega lagi. Sisihkan.

3. Lelehkan cokelat batang dan butter dengan cara ditim, sisihkan. Ayak tepung terigu dan cokelat, sisihkan.

4. Kocok telur dan gula cukup dengan wishker saja sampai gula larut, kalau gak mau capek pakai mixer kecepatan rendah juga boleh

5. Masukkan cokelat dan mentega leleh, aduk rata.

6. Masukkan ayakan terigu dan cokelat bubuk, aduk rata.

7. Tuang 2/3 adonan dalam loyang, ratakan. Panggang dalam oven 170drajat selama 25menit. Sambil menunggu kita buat adonan brownies keju.

8. Membuat brownies keju, mixer cream cheese sampai lembut, lalu masukkan bahan2 lainnya, aduk rata.

9. Setelah 25 menit keluarkan brownies cokelat dr oven. Tuang diatas brownies cokelat td, adonan keju. Kemudian timpa dengan 1/3 sisa adonan brownies cokelat untuk motif agar saat dipotong nanti ada motifnya.

10. Masukkan ke dalam oven kembali, kurang lebih 20menit. Tes tusuk bila perlu. Kalau sy biasanya melihat bagian tengahnya kalo sudah membentuk gunung sempurna (tidak ada cekungan) berarti sudah matang, dan lagi2 ini hanya perasaan saya, gunakan tes tusuk agar lebih valid.

11. Angkat dinginkan. Keluarkan dr loyang.

12. Membuat ganache, panaskan whipy sampai muncul gelembung2 kecil dipinggiran panci, matikan api, tuang dalam dcc yg sudah dicincang, biarkan sesaat, aduk rata hingga leleh sempurna, masukkan madu, aduk rata, tuang di atas brownies.

13. Langsung hias atasnya dgn aneka cokelat biar bisa lengket ya cokelat hiasannya, soalnya kalo ganache dingin, susah nempel nanti hiasannya.

14. Masukkan kulkas hingga set, lalu trim bagian pinggir brownies agar rapi.

15. Siap dijual.


Noted: tips untuk menghias bagian atasnya, gunakan cokelat yang memiliki perpaduan warna cocok, serta ornamen tambahan yang membuat lebih hidup. Ini menurut saya ya, bisa diberi saran kalo salah, topping yg cocok itu dominan warna cokelat dan putih, tetapi ada bagian minoritas warna pemanis, misal sedikit merah dari cherry, hijau dari kitkat green tea/kemasan milo cube, warna emas/silver dari aneka kemasan cokelat yang ukurannya relatif kecil dibanding yang warna dominan si cokelat/putih. Penataannya ini selera ya, asal bisa masuk aja saat dilihat. Karena selera saya belum tentu sama dengan selera Mommy sekalian, benar tidak??? hehehehe...

Happy Baking Moms...

Sunday, October 14, 2018

Perjalanan Cheese Cake Dapur-Ziah


Assalamualaikum Moms...

Mohon maaf entry baru pakai stock foto lama ya. Biar bakul kueh nya ini ingat kalo sudah bergelut dengan dunia cheese cake sejak lama. Baiklah kita mulai pembahasan tentang cheese cake ini. Untuk cheese cake, saya memang menggunakan 2 macam resep. Lhoooo.... Kenapa harus 2 macam? Karena konsumen saya punya selera yang berbeda. Jadi pada dasarnya, konsumen lebih suka cheese cake yg empuk untuk dasar kue tart. Tetapi suka yang lebih padat untuk cheese cake potong sebagai cemilan. Nah untuk masalah ini, biasanya bakule tahu dari mana? Yang jelas dari testi konsumen donkkk.... Lalu jenis mana yang lebih banyak disukai? sama banyaknya. hihihihi....


Oiya, satu lagi, saya tidak pernah screen shot  testi konsumen lalu saya posting di medsos ya, kenapa? Saya takut kalo suatu saat kelewatan ada yang tidak saya posting malah bikin gak enak hati. Selain itu kadang tulisan itu tidak bisa mendiskripsikan maksud ucapan kita dengan tepat, biarlah mereka melihat testi konsumen saya di kolom komentar saja. Lalu bagaimana mungkin calon konsumen baru akan datang kalo gak ada postingan testi pelanggan lama. InsyaALLAH saya percaya rejeki gak bakal kemana. Cukup dibuktikan terus berkarya agar calon pembeli percaya bahwa kue kita layak untuk dicoba, dan dijamin bikin ketagihan. hihihihi...


Balik lagi ke masalah cheese cake, untuk resep cheese cake yang empuk, cocok untuk base cake tart, sudah pernah saya posting di sini ya. Kalau masih ada yang protes kenapa hasil eksekusi saya tidak sama dengan cheese cake buatan dapur-ziah, nah ini yang kudu ditelaah. Apakah merk bahan yang dipakai sama? Apakah tehnik pembuatannya sudah sama? Atau mungkin ada faktor lain yang berbeda. Cheese cake ini butuh 8telur untuk satu resep, sehingga teksturnya lebih empuk mirip-mirip sponge cake lah.


Berikut saya tulis ulang resepnya cheese cake 8 telur.

Cheese Cake 8 Telur ala Dapur-Ziah

Bahan Cake :
8 butir putih telur
140 gr gula pasir 

90 gr butter
250 gr cream cheese
90 ml susu UHT cair 

70 gr tepung terigu protein sedang, ayak
20 gr maizena, ayak 

8 butir kuning telur 

Cara membuat cake :
1. Panaskan butter, cream cheese dan susu UHT cair hingga hampir mendidih (kurang lebih 80 derajat Celcius), matikan api.
2. Masukkan tepung terigu dan maizena yang sudah di ayak, aduk rata dengan whisker.
3. Setelah adonan hangat, masukkan kuning telur, aduk rata. Sisihkan.
4. Kocok putih telur dan gula hingga kaku (jangan sampai over agar tidak turun terlalu banyak nanti cakenya setelah matang).
5. Campur adonan kuning telur dan kocokan putih telur dengan sistem pancing dulu ya.
6. Aduk balik hingga rata.
7. Tuang dalam loyang bulat diameter 20 cm yang sudah dialasi kertas roti.
8. Panggang dengan sistem au bai marine hingga matang suhu 160 derajat selama 80 menit.


Nah, kalau mau yang agak padat, resep 8 telur itu bisa diubah menjadi 6 telur saja. Sehingga karena putih telur yang dipakai lebih sedikit, hasilnya akan lebih padat daripada versi 8 telur. Mudahkan mengutak atik resep itu, yang susah adalah niat untuk eksekusinya. wkwkwkwkk...


Saat ini sudah banyak sekali resep yang beredar untuk versi 6 telur ya. Untuk resep yang sudah berseliweran itu, saya sudah mencoba beberapa, tapi saya sendiri lebih suka resep cheese cake yang versi 6 telur milik Diana Dessert, soalnya pakai resep ini yang sudah berhasil dan rasa kejunya berasa, yang lain kurang berasa, mungkin karena jumlah cream cheese nya kurang ya. Yah bisa dibilang pakai resep lainya belum berhasil. hahahaha.... Yang mau lihat resep asli versi 6 telur ala Diana Dessert ada di sini ya link nya. Saya tuliskan ulang di bawah juga.


Berikut saya tuliskan ulang resep cheese cake 6 telur versi Diana Dessert.

Japanese Cheese Cake ala Diana Dessert

Bahan:
140 gr gula pasir
6 putih telur
6 kuning telur
1/4 sdt cream of tar-tar
50 gr mentega
250gr cream cheese
100 ml susu uht
1 sdm jus lemon
60 gr tepung terigu
20 gr tepung maizena
1/4 sdt garam halus


Cara membuat:
1. Panaskan butter, cream cheese dan susu UHT cair hingga leleh, matikan api.
2. Masukkan tepung terigu dan maizena yang sudah di ayak, aduk rata dengan whisker.
3. Masukkan kuning telur dan jus lemon, aduk rata. Sisihkan.
4. Kocok putih telur dan cream of tartar hingga berbusa, tambahkan gul, kocok hingga soft peak (jangan sampai over agar tidak turun terlalu banyak nanti cakenya setelah matang).
5. Campur adonan kuning telur dan kocokan putih telur dengan sistem pancing dulu ya.
6. Aduk balik hingga rata.
7. Tuang dalam loyang bulat diameter 20 cm yang sudah dialasi kertas roti bagian bawah dan samping.
8. Panggang dengan sistem au bai marine hingga matang suhu 160 derajat selama 70 menit.


Mau coba yang mana? Yang pasti dicoba dulu semuanya ya. Setelah itu putuskan mana yang paling cocok dilidah kita.

Happy baking Moms...

Monday, October 1, 2018

Cerita Di Balik Rusian Black and White Cake


Assalamualaikum Moms...

Sedikit curhat ya, dulu awal-awal saya melihat cake yang satu ini kok berasa ribet ya bikinnya. Pasti cucian bakalan numpuk, itu sudah menjadi momok pertama yang terlintas dipikiran saya, maklum emak yang satu ini paling takut kena air. hahahah... Setelah mulai buka orderan tart, gak mungkin kan orderan Rusian Black and White ini ditolak dengan alasan males nyuci perabot, kudu tetep dijalani, dilalui dengan sabar dan ikhlas. wkwkkk....


Suatu saat ada customer yang request kue cokelat diberi lapisan keju dan cokelat di dalamnya, terserah kue apa dan dekor bagaimana. Akhirnya teringat kue yang menantang ini, dan tereksekusilah dengan manis. Ternyata tidak seribet bayangan awal, memang yang terpenting dalam baking itu niat, asal niatnya lurus, insyaAllah dimudahkan. hahahha... Dulu awal terjun di dunia baking, bakul amatiran ini suka pusing lihat cucian perabot yang menggunung, alhamdulillah sekarang sudah belajar cuek gak mau diambil pusing, kayak lagu dangdut itu aja lah prinsipnya "kuat dilakoni ra kuat ditinggal ngopi". hihihi.... Plissss....jangan julid baca tulisanku ini ya. wkwkkwkk....


Balik lagi ke topik utama, cake yang satu ini cocok buat pecinta cokelat tapi juga suka keju, perpaduannya pas, bikin nagih. Apalagi dikasih topping full yang menggoda seperti foto ini, dijamin siap-siap timbangan geser ke kanan. Untuk resep cake bisa pakai resep cake cokelat apa saja, jenis sponge, spiku, mud cake dan lainnya, tergantung selera ya. Mungkin suatu saat bisa dicooba pakai cheese cake cokelat, pasti tambah mantap. Aahhh... Ngebayangin jadi ngiler. hihihihi...


Kue ini juga bisa dijadikan base cake untuk tart anak yang unyu-unyu lho. Tart L.O.L. seperti foto di atas itu dalamnya juga pakai Rusian Black and White Cake. Tetep bisa cantik kan? Yang jelas poles sampingnya kudu pakai tehnik 2x poles buttercream biar enggak ada remahan kue maupun filling bocor yang terlihat dari luar. Tehniknya sama seperti yang pernah saya share di drip cake di sini dulu ya.


Inspirasi cake ini datang dari blog Kak Azlita Masam manis, super cantik-cantik kue beliau. Yang mau resepnya bisa langsung cus ke blog beliau ya, ini link ke resep Rusian Black and White Cake versi kak Azlita. Dicoba dulu, jangan cuma dibayangkan, mudah kok membuatnya. Ingat!!! Yang penting sudah "niat", lalu diikuti dengan "tekad" dan diakhiri dengan "berbuat". Ini quotes of the day yang sok bijak dari dapur-ziah ya. hihihi... Selamat mencoba ya Moms...


Happy baking Moms...

Thursday, April 21, 2016

Parade Cheese Cake


Assalamualaikum Moms...

Kali ini pamer parade cheese cake ya. Permukaannya yang mulus dan menul-menul membuat tanganku gatel buat moto. Untuk resep sudah pernah aku posting ya, silahkaan dilihat di sini. Asli ini mantap banget buat pecinta keju lho. Segera dicoba ya, kalau males, ya call me aja. #TetepPromosi, hihihi...


Manggangnya harus pake sistem au bai marie ya biar kinyus-kinyus kayak aku. tsyahhh... ngomong apaan yak? Biar enggak ngrembes airnya, pakai alumunium foil kayak foto atas itu, kalau males ya dikasih aja cooling rack di atas loyang berisi air, jadi nangkring gitu si loyangnya.


Pakai baju atau tidak, tetep juara nih cheese cake di lidah. Foto atas dekor pakai baju dari kocokan whipped cream dan hiasan buah/keju. Kalau foto bawah ini gak pakai baju, hanya topping selai blueberry dan buttercream yang endes ala dapur-ziah.


Happy baking Moms...

Wednesday, January 20, 2016

Cookblog Challenge Januari 2016 IDFB : Brownies Apel Leftover


Assalamualaikum...

Selamat siang Moms, alhamdulillah masih sempat update blog sebelum melahirkan. Dan alhamdulillah juga penyakit malesnya pas enggak kambuh. hehehe... Balik lagi ke postinganku kali ini ya. Sebagai ibu rumah tangga, pastinya kita sering memiliki makanan sisa, entah itu berupa makanan berat alias utama, ataupun snack dan berbagai pendukungnya. Makanan sisa itu dinamakan "leftover". Akan tetapi makanan sisa ini kalau hanya dipanaskan saja dan masih dalam bentuk seperti sebelumnya, kemungkinan besar yang akan dikatakan anggota keluarga kita adalah bosan, tak jarang akhirnya tidak tersentuh dan terbuang percuma. Nah, kali ini mau share resep yang menggunakan makanan sisa alias "leftover" untuk diolah lebih menarik dan tidak membosankan. Postingan ini sekaligus aku ikut sertakan dalam rangka Cookblog Challenge Januari 2016 dari Indonesian Food Blogger yang bertemakan "LEFTOVER", logonya seperti di bawah ini nih, cakep ya? hehehe...


Dalam kehidupan sehari-hari ibu rumah tangga sangat jarang bisa lepas dari kejadian memiliki makanan yang bersisa apalagi kalau selesai acara arisan, pesta dan lain sebagainya. Nah, kalau aku biasanya yang terjadi adalah sisa dari pesanan (maklum ya bakul kue) yang berakhir masuk ke lemari es dan nongkrong beberapa hari di dalamnya. Seperti isian pie apel ini, kalau bikin sedikit takut kurang, kalau banyak takut terbuang. Walaupun berusaha bikin pas sesuai dengan jumlah kulit pie yang akan digunakan, tapi isiannya tak jarang bersisa. Akhirnya bingung mau diolah jadi apa, dibuatkan kulit pie lagi biasanya nanggung karena jumlah isiannya tidaklah terlalu banyak dan anggota keluarga sudah bosan kalau tiap hari diberi snack itu-itu saja, mintanya tiap hari ganti (*tepok jidat). Kali ini biar tidak masuk tong sampah, aku olah jadi Brownies Apel Leftover saja.


Tidak hanya menggunakan isian pie apel saja sebenarnya bahan leftover yang aku pakai dalam brownies kali ini, tapi juga ada topping cream cheese yang sudah terlanjur dikocok sisa membuat brownies beberapa hari lalu pesenan bocilku, cuma sedikit sih tapi daripada nganggur di kulkas aku masukkan saja sekalian. hehehe... Si kecil suka aneka olahan brownies keju dan cokelat, kali ini aku tambahi apel tetapi minus cokelat, dan ternyata dia tetep sukaaaaa... Buat yang mau ikutan challenge ini atau pengen melihat aneka kreasi leftover ayo silahkan, di sini nih link untuk masuk ke web Indonesian Food Blogger aneka kreasi leftover yang bisa dijadikan inspirasi kita semua.


Isian pie apel yang sudang nangkring beberapa hari di kulkas ini aku tambah dengan sedikit air, lalu aku blender tidak terlalu lembut dengan harapan masih terasa sensasi menggigit buah apel saat  brownies masuk ke mulut. Hasil akhir dari apel yang diblender ini hanya 150gr saja, diutak-atiklah resep brownies biar pas dengan bahan yang tersedia. Akhirnya jadi 1 loyang ukuran 22x10 cm plus 2 cup muffin kecil. Prosesnya cepat karena enggak perlu adonan dikocok hingga mengembang ataupun harus menunggu sampai "jambul petruk" seperti membuat cake. Agar nuansa apelnya kental terasa, aku skip DCC dan cokelat bubuk yang umumnya dipakai dalam brownies, cukup ditambah kayu manis bubuk agar lebih kaya rasa, karena di isian pie apelku ini sudah mengandung kayu manis bubuk, biar tidak terlalu menusuk aroma kayu manisnya, cukup tambahkan sedikit saja.


Brownies Apel Leftover

Bahan :
-bahan kering-
80 gr tepung terigu protein sedang
1/4 sdt kayu manis bubuk
1/4 sdt baking powder
1/2 sdt vanili bubuk

80 gr butter/margarin (kali ini aku pakai margarin saja)
150 gr gula palm
2 butir telur
150 gr isian pie apel yang sudah diblender kasar

cream cheese kocok (sisa topping brownies, optional saja)
potongan buah apel untuk topping

Cara membuat :
1. Siapkan loyang brownies ukuran 22x10 cm, oles dengan margarin lalu beri kertas roti hingga ke bagian atas loyang untuk mempermudah saat mengambil ketika sudah matang, poles lagi dengan margarin, sisihkan.
2. Campur dan ayak semua bahan kering, sisihkan.


3. Lelehkan butter/margarin, matikan api ketika sudah meleleh semua.


2. Masukkan gula palem ke lelehan margarin segera.


3. Aduk rata hingga gula menyatu dengan margarin leleh dan adonan seperti berpasir (*apa ya bahasanya?)


4. Masukkan telur, aduk rata. Kalau aku pake mixer saja biar cepat, cukup pakai speed rendah dan dikocok sekitar 30 detik saja, kalau kelamaan nanti jadi cake. Tak perlu takut brownies akan super bantat dan bertekstur seperti "jenang" (halah bahasaku ini) karena sudah ada si baking powder.


5. Masukkan isian pie apel yang sudah diblender kasar, aduk rata lagi.


6. Masukkan bahan kering yang sudah diayak, aduk rata sebentar saja.


7. Tuang ke loyang yang sudah dialasi kertas roti, sisakan sedikit adonan, tambahkan cream cheese kocok di beberapa bagian.


8. Tutup cream cheese dengan sisa adonan tadi, lalu hias dengan potongan apel sebagai topping.


9. Panggang hingga matang, aku pakai oven tangkring ya, jadi 15 menit pertama aku pakai suhu agak tinggi di taruh di rak paling atas, kemudian 20 menit berikutnya suhu oven aku turunkan dan loyang dipindah ke rak tengah. Angkat.
10. Tunggu dingin sekitar 30 menit lalu keluarkan dari loyang, dinginkan dan potong-potong, sajikan. (aku tadi langsung saja dipaksa keluar loyang saat masih panas karena bocil sudah bolak-balik ke dapur dan bilang baunya sedap)


Ini dia penampakai bagian dalamnya, masih hangat juga sih saat difoto, mumpung mood lagi bagus. Daripada ditunda-tunda dan akhirnya sesi foto terlewatkan, ya sudahlah, masih hangatpun tak apa, walaupun hasil potongannya menjadi tidak mulus. hehehe... Ayo Moms segera olah "leftover" yang ada di dapur kita menjadi olahan yang menarik bagi keluarga tercinta, kemudian posting di challenge IDFB biar tambah rame challengenya!!

Happy baking Moms...

Friday, September 4, 2015

Cinnamon Roll Topping Cream Cheese


Assalamualaikum Moms...

Ikut kekinian yuk bikin Cinnamon Roll Topping Cream Cheese. Biar enggak kudet lagi ceritanya. Walaupun booming Cinnamon Roll sudah lama, tapi akhir-akhir ini di group masak yang aku ikuti kembali eksis si Cinnamon Roll hanya saja dengan pemberian topping cream cheese, tahu sendiri kan pada demam nih panganan gara-gara produk dari saudara artis Olla Ramlan yang harganya lumayan juga kata teman-teman. Tapi aku yakin, ada harga ada rasa (*ehhh... biasanya ada harga ada rupa ya?), sebuah produk dengan harga yang tinggi, pasti menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi juga. Intinya adalah sebuah produk diberi harga tertentu pasti dengan kualitas yang mengikutinya, so kalau ada yang bilang produk kita mahal, ajak aja deh pergi ke dapur, suruh beli bahan sendiri, bikin sendiri, nanti kita yang mengarahkan proses bakingnya, dijamin bakalan mengibarkan bendera putih deh tuh orang. hahaha...


Cinnamon Roll Topping Cream Cheese yang aku buat ini, toppingnya kurang banyak banget, bikinnya cuma setengah resep sih, jadinya ya gini ini deh, kayak pelit topping kesannya. hihihi... Untuk adonan rotinya aku menggunakan adonan roti manis yang biasa aku pakai, Moms juga bisa menggunakan adonan roti favorite di dapur. Isiannya hanya dioles butter, taburi campuran kayu manis bubuk dan gula palm, kalau mau ditambahi kismis juga boleh, hanya saja Zie si "preman imoetku" kagak suka kismis yang dipanggang, agak alot kali ya???


Langsung capcus ke resep saja ya Moms...

Cinnamon Roll Topping Cream Cheese

bahan :
adonan roti manis klik di sini

-isian-
1 sdt kayu manis bubuk
3 sdm gula palm
butter untuk oles adonan

-topping-
250gr cream cheese
3 sdm susu UHT
1/2 sdt vanilla essens

Cara membuat :
1. Siapkan adonan roti manis, aku hanya pakai 1/2 resep saja.
2. Giling tipis, sekitar 1 cm berbentuk persegi panjang, kira-kira ukuran 30 x 20 cm.
3. Oles dengan butter permukaannya hingga rata.
4. Campur kayu manis bubuk dan gula palm, taburkan di atas butter hingga rata.
5. Gulung adonan seperti membuat roll cake yang sudah diberi filling. Padatkan.
6. Potong-potong kira-kira setebal 2 cm, lalu tata dalam loyang yang sudah bersemir margarin. Biarkan hingga adonan mengembang.
7. Panggang hingga matang.
8. Tooping, campur semua bahan, tim di atas air mendidih tapi api sudah mati ya, aduk-aduk hingga cream cheese leleh, siram di atas roti yang sudah matang.
9. Siap disajikan.


Ini penampakan sebelum aku oven. Selamat mencoba ya Moms! Yuk kita kekinian. hihihi...

Happy baking Moms...

Wednesday, August 12, 2015

Foto-foto yang sempat terbengkalai

Assalamualaikum Moms...

Alhamdulillah bisa kembali aktif di blog ini. Mesti bersih-bersih dulu ya setelah sekian lama dianggurin, kalau bisa protes, pasti blog ini sudah ngambek dan enggak mau dibuka lagi sama yang punya karena lama terlupakan. hihihi... Aku awali dengan posting beberap foto yang sempat terlupakan sejenak ya. Beberapa orderan yang sudah sejak beberapa bulan lalu tersimpan rapi file fotonya.








Happy baking Moms...