Showing posts with label Jajan pasar. Show all posts
Showing posts with label Jajan pasar. Show all posts

Tuesday, October 16, 2018

Lapis Legit Gulung


Assalamualaikum Moms...

Walaupun demam lapis legit gulung sudah berlalu, gakpapa lah ya baru di share sekarang di blog dapur-ziah. Katanya sih lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. hahahha.... Sebenernya niat bikin ini sudah sejak bulan lalu, sampai beli loyangnya juga. Tapi apa daya nunggu niat ini membara di dada kok ya lama banget baru bisa terlaksana. Harap maklum bakul kue yang satu ini semacam bakul abal-abal yang kerjanya juga tergantung "mood". Sepertinya saya pengen nempel bantal saja kalo sudah kelar orderan, enggak mau baking lagi kalau sudah beres buat orang, sampai-sampai suami mau nantangin bayar buat dibikinkan kue requestnya. hahhaha... Kebangetan banget ya ini saya.


Kue lapis legit gulung ini ukuran sedang cenderung mini ya hasil roll nya, lihat di gambar atas dengan perbandingan segitu sama tangan saya. Tehnik membuatnya sama dengan membuat lapis legit biasanya, yang jelas syarat akan kuning telur. Sehingga rasanya dijamin enak, kalau bahasa Blitar sih "angklek" saat digigit, dia padat tapi empuk ya bukan bantat, ya ciri khas kue dengan banyak kuning telur lah intinya.


Dulu saya mau ikut kursus bikin lapis legit gulung ini di Malang beberapa bulan lalu. Kemudian suami bilang, emangnya bakalan dipakai nanti pasca kursus? Maklum lah, sering ikut beberapa kelas kursus tapi ilmunya ngangkrak enggak kepakai sama sekali, karena memang passion saya sepertinya lebih ke kue tart saja. Akhirnya saya mundur teratur, enggak jadi ikut kelas chef ternama itu. Walaupun saat mengambil keputusan tidak ikut kelas itu saya sambil kecewa.


Alhamdulillah sekarang bisa bikin juga. Ini percobaan pertama saya bikin lho. Kalo saya sekali bikin sudah lumayan begini, pasti Mommy sekalian juga bisa. Guampang banget kok ini bikinnya. Ini saya pakai loyang 22 x 57cm beli di IG mbak Putriipermanaa (*bukan endorse ya ini murni beli, dan memang memuaskan, loyangnya tebal), jadi cukup 1 lapis saja, lalu diroll. Kalau misal Mommy punya loyang yang ukuran 22x30cm atau 24x24cm bisa dijadikan 2 lapis. Jadi setelah separuh adonan dituang, panggang, lalu tuang lagi separuh adonan berikutnya, taburi prunes, panggang lagi hingga matang, keluarkan dari loyang, oles susu kental manis atau selai kemudian baru digulung.


Untuk lapis legit gulung ini saya pakai resep mbak bebeb Lindawaty di IG dapur_lindawaty, yang jelas dari semua resepnya enak semua. Pasti selalu mupeng tiap beliau posting resep baru. Oiya, dari setiap resep hasilnya belum tentu sama ya Moms, tergantung bener tidak tehnik pembuatan dan merk bahan yang kita pakai. Kemudian untuk masalah mentega alias butter, ini bener-bener menyumbang besar untuk rasa dan aroma cake, apapun cake nya. Sehingga pastikan menggunakan butter kualitas bagus untuk menciptakan hasil yang memuaskan. Tetapi semua kembali ke pasar Mommy sekalian bagi yang berjualan, kalau untuk keluarga pastikan menggunakan bahan-bahan pilihan ya, biar tambah disayang suami. hihihi...


Lapis Legit Gulung Dapur_Lindawaty
rebake by dapur-ziah

Bahan :
145gr butter ( resep asli 60gr margarin + 85gr butter)

10 kuning telur (pastikan segar)
100 gr gula pasir
1/2 sdt vanilli

30 gr tepung terigu (sy pakai kunci)
1 sdm susu bubuk
1/2 sdm maizena, ayak semua bahan kering

prunes untuk taburan atas



Cara membuat :
1. Mixer hingga lembut butter, sisihkan.
2. Mixer kuning telur, gula dan vanili hingga mengembang, kental berjejak (sy pakai hand mixer sekitar 8-10 menit).
3. Masukkan ayakan tepung ke adonan telur, aduk balik hingga rata.
4. Masukkan butter kocok ke adonan telur.
(saya selalu menggunakan tehnik pancing ya apapun kuenya di bagian yang ini, jadi ambil sedikit adonan telur, masukkan ke butter kocok, aduk merata, kemudian adonan ini tuang ke adonan telur, baru kemudian aduk balik sampai homogen. Menggunakan tehnik pancing ini bertujuan agar adonan butter bisa cepat tercampur rata dengan adonan telur dan tepung, sehingga kita tidak over mix yang menyebabkan adonan akan turun banyak dan kue bantat).
5. Tuang ke loyang ukuran 22x57cm untuk 1 lapis saja, ratakan, taburi prunes. (kalau ukuran loyang 22x30cm atau 24x24cm tuang separuh adonan)
6. Panggang dengan suhu 180 derajat celcius selama 20 menit. Angkat. Kalau dibuat 2 lapis karena ukuran loyang yang ada, maka tuang separuh adonan berikutnya, ratakan, taburi prunes lalu panggang lagi.
7. Tekan lapis legit dengan penekan khusus lapis legit, kalau tidak punya pakai punggung sendok.
8. Olesi dengan susu kental manis atau selai sesuai selera, lalu gulung seperti kita membuat bolu gulung, padatkan dan biarkan dingin. Siap dipotong-potong.

*Update cara pengemasan ya Moms





Happy baking Moms...

Monday, February 23, 2015

Pancake Durian


Assalamualaikum Moms...

Selamat pagi semua, lihat di label blogku, oh ternyata postingan terakhir tanggal 1 Februari kemarin, wah beneran males tinggat dewa ini kayaknya. hihihi... Kali ini aku posting resep pancake durian yang beberapa minggu terakhir jadi produk favorite di dapur-ziah, sekaligus memenuhi janjiku pada teman yang minta resepnya. Oya, ada juga teman yang tanya, kenapa aku memposting resep-resep jualanku, apa enggak takut dijiplak orang. Rejeki semua ada yang mengatur dan pasti tidak akan tertukar, pilihan membagi resep atau tidak itu jadi pilihan pribadi masing-masing, toh juga banyak resep bertebaran di google dan aku juga memakai itu, hanya beberapa saja yang aku modifikasi disesuaikan dengan selera dapur-ziah, setidaknya ilmu ini lah yang bisa aku bagikan dengan teman-teman yang lainnya, semoga bermanfaat itu saja tujuanku. Harapan kedepannya aku juga bisa mengundang teman-temanku untuk praktik bersama biar jelas dengan melihat langsung, tapi entah kapan akan terwujud, dapurku masih belum layak dapat kunjungan. hahaha...



Berikut resep pancake durian yang aku dapat di NCC, kulitnya resep bunda Fatmah Bahalwan yang sedikit aku modifikasi, isiannya ide mbak Nia Kurniasih.

Pancake Durian

Bahan :
-kulit-
3 butir telur, kocok lepas
1 sdm gula castor (aku tambahi soalnya ada yang kasih saran kulitnya diberi rasa manis sedikit)
500 ml santan cair (aku pakai susu UHT 500-600 ml)
1/2 sdt garam halus
250 gr tepung terigu protein sedang

-isian-
whipped cream non dairy, kocok kaku (bisa juga whipped cream bubuk plus air es sesuai petunjuk kemasan, kalau mau lebih kokoh, kurangi sedikit jumlah air es saat akan mengocok)
daging durian yang manis dan tidak keras

Cara membuat :
1. Campur semua bahan kulit, aduk rata dan sisihkan minimal 1 jam.
2. Saring adonan kulit, lalu dadar seperti membuat kulit lumpia, lakukan hingga adonan habis.
3. Setelah kulit dingin, ambil selembar kulit pancake, beri sesendok makan whipped cream lalu sesendok makan daging durian, lipat seperti membuat lumpia.
4. Dinginkan di lemari es sebelum disajikan.

Kulit untuk sekitar 25 buah.

Happy baking Moms...


Friday, September 19, 2014

Kroket Kentang Keju


Selamat pagi Moms...

Pagi yang cerah untuk memulai baking. hehehe... Walaupun hari ini cerah, tapi tidak secerah moodku untuk berlama-lama di dapur. Berhubung aku dan Zie pecinta olahan kentang juga, akhirnya bikin kroket saja untuk cemilan Zie. Awalnya pengen coba bikin Pom-Pom Potato, tapi kagak jadi soalnya pengen olahan yang gurih saja hari ini. Kalau Pom-Pom Potato kan manis gurih karena ada keju plus susu kental manisnya. hehehe...


Lihat kan melelehnya keju di dalam kroket ini? Ya iyalah, kentang halus 250 gram ditambahi dengan 100 gram keju mozarella gitu loh. hahaha.... *Maaf yang punya blog hari ini agak congkak. Super mudah dan cepat membuat olahan ini, aku suka banget saat menggigit kroket jenis ini, lumer dimulut, apalagi dicocol saus sambal. hemmm... Hangat-hangat Zie langsung habis 2 Moms, entah lapar atau emang doyan. hahaha... Zie sekarang males makan nasi, senengnya cuma kentang, ubi, roti dan mie. Akhirnya mamanya yang bingung mesti ngasih makan apa ke dia. Oya, satu resep kemarin aku jadikan 10 buah, ukuran sedang.


Kroket Kentang Keju

Bahan :
250 gr kentang kukus, haluskan
100 gr keju mozarella, potong dadu kecil (boleh dicampurkan adonan atau ingin untuk isian saja)
3 siung bawang putih, haluskan
1/2 sdt garam bubuk (sesuaikan selera)
1/4 sdt merica bubuk
2 sdm tepung panir, untuk campuran adonan

1 butir telur untuk celupan sebelum dipanir, kocok lepas
tepung panir secukupnya untuk melapisi
minyak untuk menggoreng
saus sambal untuk penyajian

Cara membuat :
1. Campur semua bahan kroket hingga rata (kalau aku termasuk kejunya aku campur saja).
2. Bentuk bulat lonjong.
3. Celup ke kocokan telur, lalu gulingkan ke tepung panir.
4. Simpan dalam lemari es kurang lebih 1 jam.
5. Panaskan minyak, lalu goreng kroket hingga kuning kecokelatan.
6. Sajikan dengan saus sambal.

Happy baking Moms...

Thursday, August 21, 2014

Sosis Solo


Assalamualaikum Moms...

Alhamdulillah bisa update resep di blog lagi. Sebenarnya sudah sering bikin sosis solo ini, hanya saja posting di blog yang resep isian full ayam sepertinya belum pernah (seingatku sih). Seperti biasanya juga, kulitnya memakai resep bunda Ricke "Just Ordinary Kitchen". Sudah cocok sekali sama resep kulit dari bunda Ricke ini, lentur tapi enggak mudah robek. Untuk ayam 250 gr sebagai isian, aku kemarin bikin setengah resep kulit yang ada dibawah ini ya Moms, jadi 10 buah.


Sosis Solo

Bahan :
-isian-
250 gr ayam
500 ml air
1 sdt garam

-bumbu isian-
1/2 buah bawang bombay, cincang halus
3 siung bawang putih, cincang halus
5 siung bawang merah, cincang halus
merica bubuk
gula pasir
garam halus
minyak untuk menumis

-kulit-
300 gr terigu protein tinggi / sedang
1 sdt garam halus
1/4 sdt merica bubuk
1 sdm gula pasir
4 butir telur, kocok lepas
700 ml air
3 sdm margarin, lelehkan (aku ganti minyak goreng)

1 butir telur + 1/4 sdt garam halus, kocok lepas untuk melapapisi sebelum digoreng

Cara membuat :
1. Panaskan air, rebus ayam dan tambahai garam hingga empuk. Angkat dan dinginkan, lalu suwir-suwir ayam.
2. Tumis bawang bombay hingga harum, masukkan bawang merah dan bawang putih hingga layu, masukkan ayam suwir lalu beri bumbu merica bubuk, gula dan garam, icipi hingga dirasa pas. Angkat dan dinginkan. Sisihkan.
3. Untuk membuat kulit, campur semua bahan hingga rata, aduk rata. Saring agar tidak bergerindil.
4. Panaskan wajan teflon untuk membuat kulit, tuang sesendok sayur, putar dan ratakan, lakukan hingga adonan habis.
5. Ambil selembar kulit, lalu isi dengan ayam suwir, lipat seperti amplop. lakukan hingga kulit habis.
6. Panaskan minyak untuk menggoreng, masukkan sosis solo ke kocokan telur lalu goreng sosis solo hingga matang.

Happy baking Moms...

Monday, August 18, 2014

Prol Tape Surabaya ala "Mbak R"


Assalamualaikum Moms...

Hari ini kembali menghabiskan stock tape, olahan dari tape singkong diposting lagi. Sudah pernah aku share resep Prol Tape Surabaya ala "mbak R" ini dengan nama cake tape singkong mantap. Soalnya memang tekstur prol tape ini beda dengan yang umum kita jumpai, mirip cake tapi juga mirip prol tape. Yang pasti memang mantap lah resep dari mbak Rachmah pemilik "Kedai Rachmah" yang berdomisili di Surabaya ini.


Prol tape ini jadi favorite adikku lho Moms, setengah loyang dia habisin. hihihi... Sebenarnya pengen makan prol tape ini sudah sejak bulan puasa kemarin, tapi apalah daya, kemarin sudah lemes berkutat dengan cookies lebaran. Akhirnya baru minggu-minggu ini mau kembali ke dapur setelah "mabuk" dengan si cookies lebaran. hahaha...


Berikut resepnya disesuaikan dengan jumlah dan jenis bahan yang ada di dapurku.

Prol Tape Surabaya

Bahan :
175 gr tape singkong tanpa serat
40 ml susu kental manis

4 butir telur
75 gr gula pasir

80 gr tepung terigu protein sedang
20 gr tepung maizena

75 gr mentega, lelehkan
25 ml minyak sayur

keju cheddar parut
kismis

Cara membuat :
1. Campur tape dan susu kental manis, lumatkan dengan garbu. Sisihkan.
2. Kocok hingga mengembang telur dan gula pasir.
3. Masukkan campuran tape ke dalam kocokan telur secara bertahap, aduk rata.
4. Masukkan campuran tepung ke dalam adonan, aduk balik.
5. Masukkan mentega leleh dan minyak sayur ke dalam adonan, aduk balik.
6. Tuang dalam loyang yang sudah dioles tipis margarin, taburi keju parut dan kismis. Oven hingga matang.

Happy baking Moms...

Saturday, July 12, 2014

Carang Gesing


Assalamualaikum Moms...

Alhamdulillah hampir setengah perjalanan puasa ramadhan kita tahun ini, semoga selalu diberi kelancaran untuk menjalankan ibadah puasa ya Moms. Pasti di bulan puasa ini kita ingin menyajikan menu yang membuat keluarga tambah bersemangat saat berbuka puasa ataupun makan sahur, terutama untuk anak-anak kita. Meskipun Zie belum puasa, tapi khusus puasa tahun ini adekku sudah mulai ikut di keluarga kecilku karena alasan pendidikan, sehingga kalau biasanya kami hanya bertiga, sekarang kami menjadi berempat, sehingga untuk urusan makanan aku harus menyesuaikan untuk selera suami dan juga adikku.

Nah, untuk urusan menu setiap hari, aku usahakan untuk mengolah menu yang berbeda, biar adekku semangat menjalankan puasa, soalnya dia punya sejarah typus, sehingga kalau kurang asupan makanan saat berbuka atau sahur, sedangkan aktifitas di siang hari lumayan padat (maklum sebagai siswa baru dia sekarang sedang MOS), takutnya penyakit itu kambuh seperti puasa tahun lalu. Saat kemarin mudik pemilu, aku diberi oleh-oleh sama ibuku berupa pisang ambon yang belum matang, berhubung lumayan banyak dan kemarin matang secara bersamaan, aku malah bingung menghabiskannya, suami memang suka buah pisang ambon, tapi juga enggak bisa menghabiskan sebegini banyaknya. Akhirnya aku pengen bikin olahan yang cocok dari pisang ambon, tanya ibuku katanya enggak enak kalau digoreng atau dikolak karena teksturnya. Tanya ke mbak Isna Sutanto pemilik blog "Coba-coba Isna" apakah cocok untuk dibuat Carang Gesing, eh gayungpun bersambut, ternyata mbak Isna juga pernah bikin dari pisang ambon, horreeee...  Makasih ya mbak Isna sudah mau aku repoti dengan pertanyaan-pertanyaanku??? Tapi jangan dibandingin fotoku dengan foto mbak Isna lho Moms, jauh beda pake banget, kalau mbak Isna itu fotonya bisa bening seperti air, kalau punyaku food photografi-nya abal-abal. hehehe... (*modus ngrayu suami biar dibelikan lensa)


Alhamdulillah hasilnya memuaskan, pas buat menu takjil berbuka puasa, manis, seger dan yang pasti enak. Hanya saja kelemahannya pada pisang yang aku pakai, mungkin kalau memakai pisang kepok atau pisang raja, hasilnya pasti lebih kokoh pisangnya setelah matang, soalnya kan pisang ambon memang empuk ya, jadi hasilnya agak lembek setelah dikukus. hehehe... Tapi yang pasti, Carang Gesing ini adalah salah satu olahan yang wajib dicoba, terutama bagi Moms pecinta olahan pisang, asli enak lho, bisa disajikan hangat ataupun dingin. Carang Gesing ini ternyata jenis jajanan tradisional dari Jawa Tengah, biasanya dibungkus daun pisang untuk penyajiannya, berhubung enggak punya daun pisang, akhirnya aku wadahi ramekins saja seperti yang mbak Isna lakukan juga. hihihi...


Berikut aku tuliskan resep Carang Gesing yang aku lihat di blog mbak Isna.

Carang Gesing
by : buku primarasa edisi kue tradisional, via mbak Isna Sutanto

Bahan :
-bahan A-
600 ml santan
50 gr gula pasir
50 gr gula merah
4 cm kayu manis (aku pakai sejumput kayu manis bubuk, soalnya gak punya stock yang batangan)
4 butir cengkeh (aku enggak pakai)
1/2 sdt garam bubuk
1/2 sdt vanili bubuk
1 sdm tepung beras yang dilarutkan dengan 50 ml air

3 butir telur, kocok lepas

-bahan B-
2 lembar daun pandan, potong-potong
6 buah pisang kepok tua, potong serong

Cara membuat :
1. Panaskan kukusan.
2. Campur semua bahan A, kecuali telur, dalam panci tahan panas, aduk rata lalu jerang di atas api hingga mendidih. Angkat dan biarkan hingga hangat, lalu masukkan telur kocok, aduk rata.
3. Tata dalam cup/ramekins daun pandan, beri irisan pisang, lalu tuang adonan santannya hingga pisang terendam.
4. Masukkan ke kukusan yang sudah panas, kukus selama 30 menit. Angkat.
5. Siap disajikan.

Untuk 8 porsi.

Happy baking Moms...


Saturday, May 31, 2014

Kue Bandros


Assalamualaikum Moms...

Masih dalam rangka menghabiskan stock kelapa muda parut nih. Sebelumnya sudah pernah bikin Kue Rangi yang disajikan dengan saus gula, kali ini masih senada dengan itu tapi ini katanya khas dari Bandung yaitu Kue Bandros, cara membuat dan bahannya mirip bahkan bisa dibilang sama dengan Kue Rangi lho, hanya penyajiannya saja yang berbeda. Kue Bandros ini menurutku bisa dibilang Kue Rangi versi asin, soalnya enggak pakai gula dalam adonannya, hanya saja saat penyajian ditaburi gula pasir bagian atasnya, tapi aku bikin ditaburi gula halus saja. hehehe...


Belajar dari pengalaman membuat Kue Rangi kemarin yang permukaannya enggak bisa mulus gara-gara cetakkannya aku beri margarin, kali ini enggak aku beri olesan apapun cetakkan pukisnya, alhamdulillah hasilnya mulus banget, cantik kan? Berikut resepnya.

Kue Bandros

Bahan :
500 ml santan
2 lembar daun pandan, sobek-sobek simpulkan

1/3 buah kelapa muda parut
200 gr tepung beras
1 - 1,5 sdt garam

gula pasir, untuk taburan

Cara membuat :
1. Panaskan santan dan daun pandan, matikan api ketika santan mulai mendidih, dinginkan.
2. Campur semua bahan kecuali gula untuk taburan, aduk rata.
3. Panaskan cetakan, cetak adonan, panggang hingga matang.
4. Angkat dari cetakan, taburi gula bagian atasnya, kalau aku ditaburi gula halus saja.
5. Siap disajikan.

Happy baking Moms...

Thursday, May 29, 2014

Kue Rangi



Selamat malam Moms...

Rasanya lama banget enggak buka blog, entah sudah berapa hari enggak bermanja-manja di dapur. hehehe... Beberapa hari ini menjadi Mama yang sok sibuk, bekerja mulai pagi (enggak terbiasa masuk pagi, hiks...) dan menjadi ibu rumah tangga dengan waktu istirahat yang menjadi berkurang. Oya, mau ngucapin selamat buat para anak didikku yang sudah diterima di perguruan tinggi negeri lewat jalur SNMPTN 2014, ini adalah awal perjalan baru kalian, tetep semangat demi meniti masa depan. Buat yang belum diterima lewat jalur SNMPTN ini, ayo semangat belajar, masih terbuka jalan yang lebar lewat jalur SBMPTN.


Kembali ke postingan kali ini, berhubung hari ini libur, akhirnya aku eksekusi resep kue tradisional asal jawa barat (bener gak ya asalnya? hehehe...). Kenapa harus eksekusi Kue Rangi, soalnya ada stock kelapa agak muda yang sudah diparut. Berhubung enggak punya cetakan Kue Rangi, akhirnya aku cetak pakai cetakan pukis. Sebenarnya cetakan pukisku sudah teflon yang enggak perlu diberi margarin, tapi aku masih enggak yakin bakal tidak lengket karena komposisi adonannya tidak pakai minyak ataupun mentega, akhirnya lapisan kulitnya enggak bisa mulus cantik, malah belang-blang kayak foto ini. Lain kali kalau bikin lagi enggak aku kasih margarin ah cetakkannya biar kulitnya bisa mulus. hehehe... Stock kelapa muda parutnya masih ada, bakalan bikin lagi pastinya karena lagi seneng sama jajanan tradisional Moms.


Kue Rangi

Bahan :

-bahan kue-
500 ml santan
2 lembar daun salam, disobek-sobek dan ditali simpul

1/3 butir kelapa agak muda yang ukurannya besar, parut memanjang
200 gr tepung beras
1/2 sdt garam
2 sdm gula pasir

-bahan saus gula-
100 ml air
2 sdm gula palm
2 sdm gula pasir
1 sdt tepung maizena + sedikit air, larutkan

Cara membuat :
1. Panaskan santan dan daun pandan hingga hampir mendidih, matikan api, dinginkan. Tujuannya dididihkan agar ada aroma pandannya.
2. Campur kelapa parut, tepung beras, garam dan gula pasir, siram santan yang sudah dingin sedikit demi sedikit, sambil diaduk rata.
3. Panaskan cetakan pukis, cetak adonan hingga habis. Angkat.
4. Membuat saus gula, campur air dan gula, jerang diatas api hingga gula larut, masukkan cairan tepung maizena, aduk rata, tunggu mendidih, angkat dan dinginkan.
5. Siap disajikan.

Happy baking Moms...

Monday, May 5, 2014

Tahu Aci


Selamat malam Moms...

Kembali lagi postingan bertemakan putih bersih. hehehe... Punya stock tahu goreng tipis bingung mau di buat sayur atau diolah sebagai cemilan. Kebetulan pas jalan-jalan ke blog Bunda Ricke lagi dan langsung tertarik sama postingan paling barunya yaitu Tahu Aci. Membuatnya super mudah dan hasilnya enak, baru pertama kali makan Tahu Aci, langsung cocok sama rasanya.


Berhubung enggak yakin papap mau juga, akhirnya aku cuma bikin setengah resep. Hasilnya saat ini sudah ludes Tahu Acinya, Zie juga mau ternyata. hehehe... Untuk penyajiannya sebenarnya kepingin pakai bumbu kacang, ternyata setelah aku cek, kacangnya sudah enggak bisa dimakan alias mulai berjamur. Akhirnya memakai sambal kecap seperti milik Bunda Ricke, tapi berhubung punya stock kecap pedas manis, akhirnya aku cuma pakai kecap pedas manis yang ditambahi irisan cabe biar tambah puedeeessss...


Tahu Aci

Bahan :
8 buah tahu goreng tipis, potong serong menjadi dua

75 gr tepung tapioka
25 gr tepung terigu
1/2 buah tahu (ukuran besar), haluskan

3 siung bawang putih, haluskan
25 ml air
1/2 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
1/4 sdt kaldu ayam bubuk
1/2 sdt gula

1 buah daun bawang, iris tipis

minyak untuk menggoreng

kecap pedas manis untuk cocolan

Cara membuat :
1. Campur tepung terigu dan tapioka, tambahkan tahu halus, aduk rata, sisihkan.
2. Campur bawang halus, air, garam, merica bubuk, kaldu ayam dan gula dalam panci, panaskan hingga mendidih pertama kali, angkat dan tuang dalam campuran tepung, aduk rata.
3. Tambahkan daun bawang iris, aduk rata.
4. Masukkan sesendok adonan ke tahu yang sudah dibelah, lakukan hingga adonan habis.
5. Panaskan minyak, goreng tahu yang sudah diisi adonan hingga kuning kecokelatan.
6. Sajikan dengan kecap pedas manis.



Happy baking Moms...

Wednesday, April 23, 2014

Horn Pastry atau Cum-Cum


Assalamualaikum...

Sore-sore lagi nganggur, akhirnya posting aja olahan pastry ini. Sebenarnya sudah beberapa kali bikin sendiri kulit pastry, tapi baru kali ini sempat posting tentang olahan pastry. Olahan pertama yang aku bikin adalah Horn Pastry alias Cum-Cum. Alhamdulillah hasilnya enak banget, bikin 12 buah langsung ludes kami santap bertiga. hehehe...


Resep kulit pastrynya simpel banget, hanya saja yang perlu perjuangan adalah saat menggilas biar berlapis-lapis itu, sekalian melatih otot. hehehe... Kalau masalah isian sih sesuai selera saja, bisa menggunakan vla orinigal, cokelat ataupun vla durian yang mantap. Langsung saja berikut resep horn pastry.

Horn Pastry

Bahan :
500 gr tepung terigu protein tinggi
1 butir telur
1/2 sdt garam
2 sdm margarin
200 ml air

250 gr margarin lipat / korsvet

-bahan vla-
300 ml susu UHT
1 kuning telur
1 sdm gula pasir
40 gr tepung maizena

30 gr cokelat batang
1/2 sdm margarin


Cara membuat :

1. Untuk membuat kulitnya, campur semua bahan kecuali margarin lipat, campur hingga rata, uleni hingga setengah kalis. Bentuk menjadi persegi panjang, taruh margarin lipat di 2/3 bagian, tutup 1/3 bagian yang tidak ada margarin lipatnya ke arah yang ada margarin lipatnya, lanjutkan tutup 1/3 sisanya di atas lipatan pertama, sehingga besar adonan sekarang menjadi 1/3 dari persegi panjang yang sebelumnya dan semua lapisan sudah ada mentega lipatnya. Simpan dalam lemari es selama 10 menit. Gilas adonan hingga menjadi persegi panjang kembali, lakukan lipatan seperti sebelumnya (sudah tidak diberi margarin lipat). Simpan kembali di lemari es. Lakukan lipatan tersebut hingga tiga kali. Kulit Pastry pun siap digunakan.

2. Untuk membuat kulit horn pastry, ambil sebagian kulit pastry, giling setebal 0,5 cm memanjang, potong seperti pita dengan lebar 1-1,5 cm dan panjang sekitar 20-30 cm tergantung besar kecil horn pastry yang diinginkan.

3. Lilitkan potongan kulit pastry pada cetakan horn pastry yang sudang dioles margarin tipis. Lakukan hingga selesai.

4. Olesi permukaannya dengan kuning telur, lalu taburi gula pasir.

5. Panggang dengan menggunakan suhu tinggi selama 5 menit, kemudian turunkan suhunya menjadi sedang selama 10 menit, kulit horn pastry siap digunakan.

6. Untuk membuat vla, campur semua bahan keculai cokelat batang dan margarin, aduk rata lalu jerang di atas api sambil di aduk hingga adonan meletup-letup. Angkat dari api, lalu masukkan cokelat batang dan margarin, aduk agar tercampur rata. Vla siap digunakan.

7. Penyelesaian, ambil kulit horn pastry, beri sesendok makan vla, hias sesuai selera. Siap disajikan.


Happy baking Moms...

Sunday, April 20, 2014

Petulo


Assalamualaikum...

Selamat hari minggu Moms, kali ini posting yang seger-seger saja. Awalnya aku tanya ke papap pengen dibikinin apa, nah kali ini ditantang bikin petulo. Ini adalah olahan tepung beras yang dijadikan dessert yang manis. Disajikan dengan kuah santan dan gula, biasanya menggunakan pelengkap ketan atau serabi yang dipotong-potong. Berhubung mau pakai yang praktis, aku menggunakan cendol saja.


Katanya papap sich ini jajanan khas Malang, waktu masa kecilnya banyak yang jualan, tapi sekarang sudah sangat jarang. Makanya agak sulit nyari jajanan ini katanya. Resep petulonya aku ambil dari Sajian Sedap, enak dech, hanya saja kata papap belum sama teksturnya sama yang pernah dia tahu, katanya sich biasanya "ampyar" satu sama lain, apa ya bahasa Indonesianya??? Intinya satu sama lain terpisah, kayak mie jagung yang sudah direbus itu kata papap. Kemungkinan besar kenapa teksturnya enggak sama adalah karena aku tidak menggunakan cetakan asli petulo, enggak tau juga sich belinya dimana cetakannya, aku pakai penghancur kentang, dari hasil googling bentuknya ada kemiripan. hehehe... Kalau mau bikin lagi, coba dech begitu keluar dari penghancur kentang langsung masuk air mendidih aja, walaupun caranya agak ngarang tapi sepertinya hasilnya OK. hahaha... Tapi secara keseluruhan sudah memuaskan.


PETULO
sumber : Sajian Sedap

Bahan :
150 gr tepung beras
300 ml santan
1/2 sdt garam
1 sdm gula pasir
3 tetes pewarna pink

50 gr tepung sagu (tambahkan hingga adonan bisa dicetak)

-pelengkap-
Cendol
Kuah santan dan gula

Cara membuat :
1. Campur tepung beras, santan, garam, gula dan pewarna, aduk rata lalu jerang di atas api sambil terus diaduk hingga meletup-letup.
2. Angkat dari api, pindahkan ke mangkok, biarkan hangat, tambahkan tepung sagu sambil diuleni hingga rata dan adonan bisa dicetak.
3.  Cetak adonan, hasilnya seperti mie, gulung sebesar bola pingpong, alasi daun pisang, lakukan hingga adonan habis.
4. Kukus adonan selama 15 menit atau hingga matang.
5. Sajikan dengan kuah santan dan gula serta cendol.
6. Siap disajikan.

Petulo ini aku gunakan sebagai setoran Monthly Event Pawon Ibu #33 yang bertemakan "Kuliner Indonesia Tempo Doeloe". Semoga ini masuk kategori ya???


Happy baking Moms...

Sunday, February 23, 2014

Angsle


Assalamualaikum Moms...

Alhamdulillah bisa posting lagi setelah mudik ke rumah orang tuaku. Kali ini mau share resep minuman yang bikin kenyang. Nama minuman ini di daerahku Angsle, mungkin namanya akan berbeda di daerah Moms sekalian. Menu ini terdiri dari kacang hijau rebus, roti tawar, ketan kukus, kacang tanang sangrai dan disiram dengan kuah santan manis.


Menu ini cocok buat pengganjal perut saat menunggu makan malam yang masih lama, tapi perut sudah mulai keroncongan. hehehe... Apalagi dimakan saat hujan, walah pas banget makan yang anget-anget gini disaat cuaca dingin. Cara membuatnya juga mudah lho Moms, wajib dicoba ya??? Langsung saja berikut resep Angsle ala dapur-ziah ya.


ANGSLE

Bahan :
-bahan isian-
kacang hijau rebus secukupnya
roti tawar, iris dadu secukupnya
ketan kukus, secukupnya (bisa dilihat cara membuatnya di Serikaya Kurma di sini)
kacang tanah sangrai, secukupnya

-bahan kuah-
1 liter santan
2 lembar daun pandang, sobek-sobek simpulkan
100 gr gula merah (agar kuah berwarna cokelat cantik)
gula pasir secukupnya, silahkan disesuaikan selera manisnya
1/4 sdt garam

Cara membuat :
1. Campur semua bahan kuah, panaskan hingga mendidih, angkat dan saring.
2. Tata bahan isian dalam mangkok, siram dengan kuah hangat.
3. Siap disajikan.

Happy baking Mom...

Thursday, February 20, 2014

Serikaya Kurma


Selamat malam Moms...

Ceritanya sih lagi kangen sama serikaya, tapi bingung mau rasa apa, akhirnya memberdayakan kurma yang sudah nangkring di kulkas. Tarammm... Jadilah Serikaya Kurma yang manis walaupun tanpa gula. Kali ini langsung aku jadikan satu antara ketan dan adonan kurmanya, tujuannya biar efisien waktu dan tenaga. Aku taruh dalam 10 cup alumunium foil kecil dan 2 buah ramekins ukuran sedang. Hasil akhirnya enak Moms, manisnya alami dan pas menurutku, tinggal disendoki makannya, tak terasa sudah habis 3 cup alumunium foil, uppsss.... Lupa diet dech.


Penampakan lapisan ketan dan adonan kurmanya seperti foto di atas, bagian bawah diisi dengan ketan, lalu disiram adonan kurma, kemudian dikukus agar adonan kurma bisa set. Perpaduan ketan, kurma dan aroma pandan benar-benar membawa hidungku ke suasana bulan Ramadhan. hahaha... Jadi ingat waktu sibuk nyiapin buka puasa dengan menu yang beraneka ragam.


Berikut resepnya ala dapur-ziah ya Moms, bisa dimodifikasi sesuai selera keluarga.

Serikaya (Serimuka) Kurma

Bahan :
-lapisan ketan-
250 gr beras ketan, cuci bersih lalu rendam 3 jam, tiriskan
150 gr santan kental
1/4 sdt garam
1 buah daun pandan, sobek-sobek simpulkan

-lapisan kurma-
125 gr kurma tanpa isi
75 ml santan kental
1 butir telur
1/4 sdt garam

Cara membuat :
1. Kukus ketan 20 menit. Selama menunggu ketan dikukus, panaskan santan, garam dan daun pandan hingga mendidih, matikan api. Campur kentan kukus dengan santan rebus, aduk rata. Lalu kukus kembali selama 30 menit. Sisihkan.
2. Blender semua bahan lapisan kurma.
3. Isi 2/3 cup dengan ketan kukus, kemudian siram dengan adonan kurma sampai cup penuh. Kukus selama 30 menit. Angkat dan sajikan.


Happy baking Moms...

Wednesday, February 19, 2014

Kue Cucur




Assalamualaikum Moms...

Postingan kali ini sesi curhat ya Moms, tapi ada resepnya juga kok. Hihihi... Beberapa hari ini dirumah lagi enggak ada konsumen yang ngehabisin masakanku. Papap ada acara di sekolahannya, jadi tiap siang enggak pulang. Pagi cuma sarapan menu ringan, hanya malam saja biasanya kami makan bersama. Rasanya males banget masak kalau ujung-ujungnya enggak ada teman makan. Makan malam biasanya papap nungguin aku pulang kerja, maklumlah, jadwal kerjaku lain dari yang lainnya, saat pada pulang kerja, aku justru baru berangkat, yach beginilah nasib pengajar les-lesan. hehehe... Disyukuri saja, insyaALLAH selalu cukup rejeki yang kita terima. Amin...


Sebenarnya ada keuntungan juga dengan jadwal kerjaku yang berbeda ini,biasanya preman imoetku si Zie jadi cuma sebentar aku titipin, karena setelah aku berangkat kerja, beberapa menit kemudian sudah dijemput lagi sama suami di tempat penitipan, kalau suami pas enggak capek ya, hehehe... Alhamdulillah suamiku mau dan mampu menjaga Zie, walaupun saat aku pulang kerja keadaan rumah seperti kapal pecah. Moms juga mengalami hal itu kah? Atau cuma anakku saja ya yang suka menurunkan perapot dapur, buku, alat kosmetik dan barang-barang rumah tangga lainnya.


Baiklah, kembali ke tema utama postingan kali ini. hehehe... Kemarin aku membuat kue cucur yang terinspirasi dari karya mbak Maya Pawon Ayu. Penampakan seratnya benar-benar menggoda. Karena ada trik dari mbak Maya untuk membuat kue cucur ini tanpa dikeplok-keplok, makanya aku jadi semangat untuk membuatnya. Caranya cukup dimixer saja, tapi agak lama ya, mbak Maya mixer adonan selama 30 menit, karena aku sudah enggak sabar plus tanganku pegel megangin mixer, cukup 20 menit saja sudah menyerah. Tapi alhamdulillah berserat juga hasilnya. Terima kasih ya mbak Maya sharing resepnya.

Berikut resepnya.

Kue Cucur
by : Majalah Sedap via Mbak Maya Pawon Ayu

Bahan :
230 ml air
125 gr gula merah
2 sdm gula pasir
2 lembar daun pandan, sobek-sobek simpulkan

125  gr tepung beras
30 gr tepung terigu protein sedang
1/4 sdt garam halus

Cara membuat :
1. Panaskan air, gula dan daun pandan hingga gula larut. Matikan api, biarkan hangat kuku. Saring.
2. Campur cairan gula dengan tepung dan garam, mixer dengan kecepatan rendah selama 30 menit (aku cuma 20 menit).
3. Diamkan adonan selama 45 menit.
4. Siapkan wajan cekung, panaskan 4 sendok makan minyak goreng.
5. Masukkan sesendok sayur adonan, siram-siram minyak agar berserat cantik.
6. Tusuk bagian tengah dengan tusuk sate agar matang merata.
7. Balik sebentar, angkat.
8. Lakukan hingga adonan habis.

Untuk 11 buah (mbak Maya jadi 18 buah, wajanku enggak terlalu cekung, kalau terlalu sedikit menuang adonan jadinya terlalu tipis)

Happy baking Moms...

Friday, February 14, 2014

Dadar Gulung Ubi Ungu


Assalamualaikum Moms...

Pagi-pagi langsung online nich, padahal pekerjaan rumah belum selesai semua. Hadewh... Jangan ditiru ya Moms!!! hehehe... Pasca letusan Gunung Kelud pada hari Kamis malam, 2 hari yang lalu, baru hari ini menyalakan laptop. Meskipun di rumahku tidak hujan abu separah di Kediri dan Solo, tetapi rasa khawatir itu tetap ada, apalagi status Gunung Kelud sekarang masih "awas". Semoga tidak ada letusan susulan lagi. Kamis malam adalah malam paling mencekam yang pernah aku alami Moms, kilat seperti menyambar-nyambar di atas rumah. Suara gemuruh yang tak kunjung berhenti, seperti ombak besar dipantai. Fenomena itu terjadi mulai pukul 10 malam dan baru berhenti sekitar pukul 3 pagi. Oya, diakhiri dengan hujan pasir-pasir kecil di atas genteng yang bunyinya seperti beras tumpah ke lantai. Sereeeemmmm...


Kembali ke postinganku, kali ini aku mengolah ubi ungu kukus sisa untuk membuat mochi kemarin, untuk olahan kali ini aku jadikan kulit dadar gulung. Sehingga jadilah kulit dadar gulung warna ungu yang cantik. Sebenarnya bingung mau buat apalagi, mau aku olah jadi bakpia telo kok ya males mesti bikin kulitnya. Berhubung lagi punya stock nangka dan kelapa, aku buat dadar gulung saja. Dijamin enak pokoknya, manisnya isian, aroma nangka dan lembutnya kulit, perpaduan yang pas, aku saja langsung habis 3 (perpaduan lapar dan enak, hahaha...). Langsung saja berikut resepnya.


Dadar Gulung Ubi Ungu

Bahan :
50 gr ubi ungu kukus, haluskan
200 gr tepung terigu protein sedang
500 ml air (bisa ditambah jika ingin kulit lebih tipis)
2 butir telur, kocok lepas
1/4 sdt garam halus

-isi-
8 sdm gula pasir
100 ml air
1/4 sdt garam
2 buah daun pandan, simpulkan
1 butir kelapa setengah muda, parut memanjang
1 cup nangka, iris dadu

Cara membuat :
1. Untuk isian, panaskan gula pasir, air, garam dan daun pandan hingga gula larut. Masukkan kelapa parut, campur rata hingga air menyusut dan mulai mengering. Masukkan nangka, aduk rata, matikan api. Dinginkan.
2. Untuk kulit, campur semua bahan, kocok rata. Saring jika perlu.
3. Panaskan teflon, ambil satu sendok sayur adonan, tuang ke teflon, putar hingga rata, tunggu matang, angkat. Lakukan hingga adonan habis.
4. Ambil sesendok makan isian, letakkan dalam selembar kulit, lipat seperti membuat lumpia. Lakukan hingga kulit habis. Siap disajikan.

Happy baking Moms...