Showing posts with label Roti. Show all posts
Showing posts with label Roti. Show all posts

Tuesday, September 6, 2022

Donat Kentang "Juara" ala dapur ziah

 

Assalamualaikum...

Alhamdulillah sempat posting lagi setelah sekian bulan vakum. Kali ini mau share resep donat kentang yang sering saya pakai untuk jualan. Materi ini juga pernah saya gunakan untuk kelas belajar bareng bikin aneka roti manis dan donat di rumah saya. Alhamdulillah dari 8 peserta cuma 1orang yang sampai saat ini masih niat untuk berjualan, karena yang 7 katanya enggak telaten bikin, mending beli aja saat saya open order. wkwkwkwk...

Sebenarnya inti dari resep donat kentang kan gitu-gitu aja ya. Banyak sekali resep yang bersliweran di google, instagram dan youtube, mirip-mirip semua, hanya beda sedikit di gramasi bahannya saja. Sebenarnya kenapa saat kita ikut kursus itu harus mengeluarkan biaya ekstra, padahal resepnya ya gitu-gitu aja? Jawabannya simple, saat kursus kita akan dapat tips dan trik yang mana itu tidak pernah dibuka oleh mereka para chef atau pengajar kursus di channel youtube mereka. hehehe... Misal untuk membuat donat ini, saat ikut kelas langsung kalian akan bisa merasakan "ohhh... begini tekstur adonan yang benar", kalau lihat di yotube mana bisa megang? hehehehehe...

Beda merk terigu juga akan mempengaruhi cairan yang dibutuhkan. Kalau misal saya pakai terigu protein tinggi komachi, saat lain waktu saya menggunakan cakra kembar, total cairan yang dibutuhkan tidak selalu sama, sering berlatih akan memberikan kita insting yang kuat saat memegang adonan, "oh... ini kurang cairannya", hal itu tidak bisa instan ya, harus sering berlatih. Nah saat ikut kelas kursus ini salah satu pengalaman yang saya dapatkan, oalahh... gini to adonan donat/roti yang pas itu. Yang belajar otodidak apa bisa? Tentu saja bisa, kuncinya sering berlatih, baru satu kali bikin gagal dan menyerah, wah itu berarti anda belum bejuang, minimal harus 3kali bikin baru bisa mengira-ngira kurang nya dimana. hehehe...



Tehnik berikutnya yang harus diperhatikan adalah saat menyetak, rounding adonan setelah ditimbang juga harus benar-benar mulus agar hasil cetakannya juga cantik. Seberapa banyak tangan harus dikasih tepung agar adonan bisa tetep mulus tapi enggak merusak tekstur matangnya nanti juga kudu dirasakan ya, pokoknya baking itu kudu pakai perasaan cintahhh. hihihi... Langsung saja kita ke resepnya. Saya tulikan secara umum ya, untuk memodifikasi resep silahkan sah-sah saja, misal tepung mau di mix karena suka tekstur yang begini begitu silahkan. Itu kembali ke selera.

Donat Kentang "Juara"
ala dapur ziah

Bahan A:
750gr terigu (merk terserah ya, full protein tinggi boleh, dimix jg boleh, bedanya di tekstur saja)
15-17gr fermipan
120gr gula pasir
2sdm susu bubuk
275gr kentang kukus, haluskan
200ml susu UHT
6butir kuning telur
8-10gr bread improver (*optional jika ingin donat empuk sampai beberapa hari)

Bahan B:
120gr butter (mau pakai margarin juga boleh tergantung kebutuhan)
1sdt garam halus

Pelengkap:
minyak untuk menggoreng
topping sesuai selera

Cara membuat:
1. Masukkan semua bahan A ke dalam mixer, uleni hingga setengah kalis.
2. Masukkan bahan B, uleni lagi hingga kalis elastis.
3. Timbang adonan sesuai selera, difoto itu 50gr berat adonannya. Rounding sampai adonan habis.
4. Gilas/pipihkan adonan. Cetak adonan yang sudah ditimbang dengan cetakan donat, taruh di atas loyang yang sudah ditaburi tepung. Proofing hingga mengembang 2x.
5. Goreng dengan api sedang hingga matang. Kalau saya, setelah donat dimasukkan minyak sekitar 3detik, langsung balik, tunggu bagian bawah mulai kecokelatan, balik lagi tunggu hingga sisi satunya matang.
6. Dinginkan dan siap diberi topping sesuai selera.

Selamat mencoba.

Happy baking Moms...

Sunday, November 22, 2020

KOREAN GARLIC CHEESE BREAD


Assalamualaikum Moms...

Postingan yang terlambat. Hihihi... Yang mau tau cara bikin Garlic Cheese Bread ala dapur ziah bisa cus ke youtube sini ya.

Garlic Cheese Bread

A. Roti 600gr terigu protein tinggi (me komachi) 50gr gula pasir 3sdm susu bubuk 10gr ragi instant 3kuning telur(+-50gr) 50gr whipped cream cair (me anchor) 300gr susu UHT dingin (Total kuning telur+wipy+uht 400gr) 100gr mentega (me wisjman) 1sdt garam halus B. Isian 500gr cream cheese (me anchor) 50gr gula halus 50gr susu kental manis 170gr whipped cream cair (me anchor) C. Celupan 2 butir telur 50gr susu kental manis 7 siung bawang putih rajang halus 2 sdm daun parsley segar cincang 100gr mentega (me wisjman) 200gr margarin (me blue band cake and cookies) D. Taburan Parmesan bubuk Keju cheddar parut Happy baking Moms...

Saturday, February 2, 2019

Cheese Soft Bread


Assalamualaikum Moms...

Kali ini mau menebar virus ngeroti ya, yang jelas ini roti empuk banget walau tanpa bahan pengempuk yang itu tuhhh... Tapi tetep ya, kudu kalis elastis syarat mutlaknya. Sebenarnya saya sudah gak pernah terima orderan aneka roti dan donat, kenapa, saya gak sempat bikinnya, bikin roti butuh proses yang lama dan harus berkelanjutan, maksudnya tidak bisa ditinggal-tinggal biar enggak over proofing. Karena rutinitas sebagai mama yang kadang merangkap sebagai inem dan tukang ojek anak, maka sudah beberapa bulan ini saya memutuskan off dulu dari aneka pesanan rerotian. Etapiiiiii, ya tetep sesekali bikin roti atau donat dalam jumlah kecil, untuk cemilan keluarga.


Penggunaan bahan tambahan tidak dipungkiri pasti memiliki efek terhadap tubuh seseorang bila diberikan secara kontinu, katakanlah hanya sekian gram, tapi bila dikonsumsi tiap hari pasti akan menumpuk di dalam tubuh. Karena setiap bikin roti saya pasti mengutak-atik bahan biar tetep empuk walaupun untuk keesokan harinya. Berikut ini saya share beberapa tips yang pernah saya lakukan dan membuat roti hasil ngulen saya bisa empuk sampai 3 hari tanpa bahan tambahan pengempuk dll.

Yang pertama adalah tepung, saya memang selalu menggunakan tepung komachi untuk membuat roti, kenapa? Ya sudah cocok saja dengan tepung ini. Tapi tidak berarti full komachi ya, saya selalu menambahkan sedikit tepung protein sedang misal merk segitiga untuk mendapatkan tekstur yang saya inginkan. Kalau full komachi hasilnya menurut saya terlalu molor dan kenyal. Untuk perbandingannya sih tergantung feeling aja, misal komachi 500gr, tepung segitiganya 50gr.


Yang kedua adalah cairan, yang saya maksud di sini adalah bahan cairnya misal air/susu/telur dll yang jelas menyumbang basah pada adonan. Untuk takaran cairan, ini yang agak susak dijelaskan ya, karena setiap merk tepung pasti kebutuhan cairannya berbeda, bahkan merk yang sama dibeli saat yang berbeda, jumlah air yang dibutuhkan belum tentu sama. Khusus ini kudu pakai ilmu feeling lagi, kalau sudah biasa ngadon roti pasti tau kelembekan adonan yang pas. Kalau terlalu lembek nanti susah dibentuk karena lengket ditangan, tapi kalau kurang air dijamin rotinya cepat atos alias keras. Untuk menghasilkan roti yang empuk, saya memadukan susu UHT dingin dan whipped cream cair, kenapa? Sesuai eksperimen saya, hasilnya tetap empuk untuk 3 hari kedepan. Untuk telur, saya wajib pakai kuning telur karena ini yang akan menyumbang keempukan roti kita.

Yang ketiga adalah isian roti, entah kenapa setiap roti yang diisi dengan adonan cokelat pasti tidak tahan lama empuknya. Alhasil saya pun penasaran dan menjelajahi mbah google, ternyata memang isian cokelat entah itu meisis, filling cokelat, dcc, dll yang jelas mengandung bahan cokelat memang menyerap kelembaban, sehingga roti cepat kering dan tidak awet moist, inilah yang mambuat roti isian cokelat lebih tidak tahan empuk dibanding dengan isian yang basah seperti selai srikaya dll. Mungkin kalau ada yang tau alasan tepatnya bisa komen ya di bawah.



Untuk bahan lainnya misal gula, ragi instan, garam, susu bubuk dan butter ini tergantung keinginan ya, saya suka memblender gula pasir untuk ngadon roti biar cepat kalis. Kalau raginya menggunakan merk terserah, asal masih bagus dan tidak rusak biar adonan bisa mengembang. Pemberian sedikit garam halus menyumbang rasa gurih pada roti dan dia juga sebagai kontrol kerja ragi lho sebenarnya, jadi ada yang menekan kerja ragi saat kita sedikit over proofing adonan, mungkin karena ditinggal nonton drakor. #Ehhh.... Kalau susu bubuk ini tidak wajib ya, karena kita sudah pakai susu UHT untuk cairannya, tapi kalau pakai air, beri susu bubuk biar lebih nyusu hasil rotinya. Butter merknya terserah juga, semakin mahal semakin enak. hihihi....

Yang tidak kalah penting adalah pasca roti matang ya. Saat sudah diangkat, usahakan segera dikemas dalam wadah kedap begitu roti sudah hangat menjelang dingin, nah gimana ya? Yang jelas tidak terlalu panas cukup uapnya hilang, tapi jangan sampai dingin dan kelamaan diangin-anginkan, kemas dalam wadah kedap atau langsung dibungkus plastik satu-satu. Kalau masih terlalu panas roti cepat berjamur karena uap tidak bisa keluar, kalau terlalu dingin roti akan cepat keras. Yahhh yang sedang-sedang sajalah. hahaha....

Baiklah daripada saya ditimpuk sendal jepit karena kepanjangan narasi, berikut resep roti yang soft banget menurut saya.

Cheese Soft Bread

Bahan:
425gr komachi
25gr tepung segitiga
2 sdm susu bubuk
50 gr gula pasir (*ditambahi boleh ya bagi yang pengen adonan lebih manis)
7gr ragi instan

2 kuning telur + 50gr whipped cream cair + susu UHT dingin ditimbang total cairan 300gr (disesuaikan dengan kelembaban tepung)

5gr garam halus
80gr butter

isian sesuai selera, saya pakai milky soft cheese milik kraft

Cara membuat:
1. Campur semua bahan kering.
2. Tambahkan bahan cair, ulen hingga stengah kalis.
3. Masukkan garam dan butter, ulen kembali hingga kalis elastis, bila dibentangkan sudah terbentuk lapisan tipis seperti balon yang ditiup itu ya alias window pane.
4. Bulatkan adonan dan istirahatkan sekitar 30-45menit.
5. Timbang adonan sesuai selera kemudian kita rounding.
6. Isi dan bentuk sesuai selera.
7. Proofing kembali sekitar 45-60 menit sampai ukuran 2x lipat dari semula.
8. Oles dengan susu UHT cair lalu panggang dengan suhu 180-200 derajat celcius selama 15-20 menit, tergantung oven masing-masing dan besar kecil ukuran roti ya.
9. Angkat dan keluarkan roti, segera oles permukaan dengan butter agak mengkilap.
10. Siap disajikan

Happy baking Moms...

Monday, September 24, 2018

Tips Agar Roti Empuk, Lembut dan Mengkilap

Assalamualaikum Moms...

Alhamdulillah mood ngisi blog lagi bagus, kali ini mau share cara membuat penampilan roti manis atau roti sobek atau roti tawar terlihat mengkilap kinclong bagian atasnya saat matang dan menarik untuk digigit. Sebenarnya bahan olesannya simple saja sih. Baiklah, sebelumnya kita kupas dulu berdasarkan pengalaman awam saya tentang pe-roti-an ini.


Tentunya selain penampilan mengkilap luarnya kita juga pasti mengutamakan teksturnya yang empuk, lembut dan enggak bikin seret tenggorokan. Nah, selama ini menurutku kunci utamanya adalah tingkat kekalisan adonan serta pemproofingan yang tepat. Pernah bikin sudah kalis dan proofing tepat, tapi gak mau ngembang? Nah kalo yang ini mungkin raginya yang tidak bereaksi alias mati. Apa saja sih yang harus diperhatikan saat pembuatan roti agar hasilnya empuk tahan lama dan enak. Berikut beberapa tips dan trik ala bakul kue amatiran dapur-ziah. Silahkan ditambahi jika ada yang kurang atau salah di bagian komen ya.


Pertama, pastikan semua bahan fresh, terutama ragi, saya selalu memakai ragi yang baru buka alias beli kemasan sachet kecil yang beratnya 11gr itu ya, tujuannya apa, agar tidak bersisa, kalaupun bersisa cuma separuh dan bisa dipakai lagi berapa hari kemudian. Syaratnya, kudu disimpan ditempat yang rapat ya, misal nih toples kedap atau bisa juga disimpan dengan cara lipat kemasannya lalu tali dengan karet gelang, kemudian taruh di frezeer. Pengalaman dulu pengen dapat murah, beli yang kemasan sekitar 500gr kali ya itu, alhasil sampai beberapa bulan dan hasilnya menurut saya kurang maksimal setelah lama dibuka kemasannya.


Kedua, timbang semua bahan dengan tepat, jangan terlalu baik hati lalu tepungnya ditambahi agar hasilnya banyak dan alasan lainnya yang sebenarnya akan menjadi faktor penyebab kegagalan roti kita nanti. Ini sudah sering saya lakukan jaman tahun 2011-an awal-awal terjun di dunia baking, dan berakhir roti saya menjadi makanan ayam tetangga rumah. hihihi....Setelah bahan ditimbang secara akurat, maka kita lanjut ke proses mengadoni.


Ketiga, saat mengaduk / mengadon / memixer (kalo pakai mixer ya) bahan masukkan terlebih dahulu semua bahan kering campur, kemudian telur dan cairan, sisakan cairan sekitar 25ml ya, adon hingga setengah kalis. Baru kemudian masukkan butter dan garam halus, kemudian adon lagi hingga hampir kalis, pegang adonan lalu rasakan apakah sudah cukup atau perlu dimasukkan lagi cairan yang kita sisakan tadi. Nah, merasakan kelembekan adonan ini butuh feeling, susah diutarakan dengan kata-kata ya, kudu trial langsung, yang jelas kalau cairan adonan pas tidak akan terlalu lengket ditangan, nanti hasilnya akan empuk, tapi kalo terlalu lembek akan lengket ditangan menyusahkan saat membentuk dan juga hasil matangnya akan keriput, ini menurut pengalaman saya lho ya. Penting juga penambahan garam dilakukan saat adonan setengah kalis, karena garam bersifat menghambat kerja ragi ya, jadi saat kita sedikit over proofing adonan masih cantik karena adanya si garam tadi, selain itu garam juga memberikan tambahan rasa pada adonan roti. Oleh karena itu garam di resep-resep selalu dimasukkan paling akhir agar tidak tercampur langsung dengan ragi yang dimasukkan di bagian paling awal bersama tepung.


Keempat, proofing yang tepat juga menentukan hasil akhir roti kita. Dalam membuat roti, belum tentu waktu proofing kita akan sama, karena proofing dipengaruh suhu sekitar kita, khususnya yang tidak pakai mesin proofing seperti saya ya. Untuk membuat roti manis saya biasanya menggunakan 3x proofing. Yang pertama saat adonan sudah dicampur sampai kalis, bulatkan adonan lalu istirahatkan / proofing waktu yang dibutuhkan sekitar 25-40menit kalo pas hujan bisa 1 jam sih. Yang kedua, setelah proofing pertama adonan dikempiskan lalu saya timbang sesuai keinginan lanjut dirounding ya, istirahatkan sekitar 15 menit, biasanya saat selesai rounding semua, hasil rounding yang pertama sudah mengalami proofing 15 menit, jadi saya langsung mulai membentuk. Kemudian adonan diistirahatkan lagi / proofing sampai ukuran 2x lipat.


Kelima, oles permukaan roti yang siap dioven dengan susu cair, bisa susu UHT atau evaporasi atau susu bubuk yang dicairkan. Pastikan dioles merata dipermukaan dan tentunya dengan perlahan agar tidak kempes adonan karena terlalu kuat kita memoles susu ini. Tentunya ini dilakukan pada roti yang tidak bertopping seperti coffe bun ya.

Keenam, oven dengan suhu yang tepat, saya biasanya 200 derajat celcius, selama 15 menit. Nah ini tergantung berat roti yang dibuat ya. Rentang waktu 15 menit tadi untuk adonan seberat 50-55gr, saya memakai oven deck ya.

Ketujuh, setelah matang, segera keluarkan dan oles dengan butter permukaan roti. Dijamin hasilnya akan mengkilap cantik permukaan roti, akan muncul shiny bagian atas roti seperti brownies. wkwkwkwk.... Pindahkan ke cooling rack, biarkan hangat, lalu kemas. Untuk pengemasan biasanya saya masih membiarkan roti sedikit hangat (jangan panas ya) lalu dikemas dalam wadah kedap atau plastik kemasan, hal ini akan membuat roti lebih tahan empuk walau dikonsumsi keesokan harinya. Tapi ingat jangan panas ya, kalau panas nanti beruap dan justru cepat timbul jamur


Oiya, isian roti itu macam-macam ya, ada yang bisa membuat adonan roti kering atau seret. Jadi misal kita bikin satu resep adonan roti, kita isi beberapa macam isian, maka hasil teksturnya juga tidak akan sama. Bisa ada yang awet empuk, bisa juga ada yang lebih cepat atos alias seret teksturnya. Biasanya yang membuat adonan roti ini cepat berubah tidak lembut lagi adalah isian cokelat meisis. Setelah tanya "mbah google" ternyata memang isian cokelat ini bersifat menyerap cairan, sehingga pantas saja kalo tekstur roti akan cepat tidak empuk lagi alias atos alias seret.

Masih penasaran dengan aneka roti? Yuk segera eksekusi dan rasakan sensasi membuat roti sendiri. Pastinya aman untuk keluaga karena tanpa bahan tambahan yang aneh-aneh.

Happy baking Moms...

Saturday, November 21, 2015

Aneka Roti Manis


Assalamualaikum Moms...

Alhamdulillah dapur-ziah bisa kembali posting resep untuk pembaca setianya (cieee... kayak ada yang baca aja ya???). Lama juga ya enggak update blog, kena virus males tapi kok 2 bulan lebih ya malesnya, sampai berdebu semua blognya. hehehe... Kali ini aku share resep roti manis yang berbeda dari sebelumnya, dari satu adonan aku buat bermacam-macam bentuk roti manis. Resepnya aku dapat saat kursus di Malang, bersama mbak Arifatun yang berasal dari Jogja. Roti manis yang ini hasilnya mirip kayak di bakery-bakery itu, empuk dan molor. Nah, kalau Moms gak suka yang molor, bisa pakai resep roti manis yang dulu pernah aku share di sini. Bisa juga menggunakan resep roti manis NCC dari Bunda Fatmah.


Untuk isiannya, bisa macam-macam ya, pakai isian kacang merah, pandan, selai, keju pokoknya terserah selera kita saja. Yang jelas, harus kreatif dan telaten ngebentuk adonannya menjadi aneka ragam bentuk roti manis yang cantik. Untuk cara membentuk bisa lihat di youtube untuk lebih jelasnya. Atau kehalaman wall FB ku sudah aku share.


Roti Manis
by mbak Arifatun

Bahan :
1000 gr tepung terigu protein tinggi
40 gr susu bubuk
5-10 gr improver
11 gr ragi instan
200 gr gula pasir
15 gr garam
100 mentega/margarin
1 butir telur
4 kuning telur
450 gr air


Cara membuat :
1. Campur semua bahan kering, kemudian bergantian masukkan cairan (air dan telur) kemudian terakhir mentega. Uleni hingga kalis elastis.
2. Proofing 15 menit.
3. Timbang adonan seberat 40-50 gr, bentuk menjadi bulatan2 kecil. Istirahatkan 10 menit.
4. Bentuk dan isi sesuai keinginan. Proofing hingga mengembang sempurna.
5. Panggang dengan suhu180 derajat celcius selama 10-15 menit, tergantung oven masing2 ya.


Happy baking Moms...

Friday, September 4, 2015

Cinnamon Roll Topping Cream Cheese


Assalamualaikum Moms...

Ikut kekinian yuk bikin Cinnamon Roll Topping Cream Cheese. Biar enggak kudet lagi ceritanya. Walaupun booming Cinnamon Roll sudah lama, tapi akhir-akhir ini di group masak yang aku ikuti kembali eksis si Cinnamon Roll hanya saja dengan pemberian topping cream cheese, tahu sendiri kan pada demam nih panganan gara-gara produk dari saudara artis Olla Ramlan yang harganya lumayan juga kata teman-teman. Tapi aku yakin, ada harga ada rasa (*ehhh... biasanya ada harga ada rupa ya?), sebuah produk dengan harga yang tinggi, pasti menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi juga. Intinya adalah sebuah produk diberi harga tertentu pasti dengan kualitas yang mengikutinya, so kalau ada yang bilang produk kita mahal, ajak aja deh pergi ke dapur, suruh beli bahan sendiri, bikin sendiri, nanti kita yang mengarahkan proses bakingnya, dijamin bakalan mengibarkan bendera putih deh tuh orang. hahaha...


Cinnamon Roll Topping Cream Cheese yang aku buat ini, toppingnya kurang banyak banget, bikinnya cuma setengah resep sih, jadinya ya gini ini deh, kayak pelit topping kesannya. hihihi... Untuk adonan rotinya aku menggunakan adonan roti manis yang biasa aku pakai, Moms juga bisa menggunakan adonan roti favorite di dapur. Isiannya hanya dioles butter, taburi campuran kayu manis bubuk dan gula palm, kalau mau ditambahi kismis juga boleh, hanya saja Zie si "preman imoetku" kagak suka kismis yang dipanggang, agak alot kali ya???


Langsung capcus ke resep saja ya Moms...

Cinnamon Roll Topping Cream Cheese

bahan :
adonan roti manis klik di sini

-isian-
1 sdt kayu manis bubuk
3 sdm gula palm
butter untuk oles adonan

-topping-
250gr cream cheese
3 sdm susu UHT
1/2 sdt vanilla essens

Cara membuat :
1. Siapkan adonan roti manis, aku hanya pakai 1/2 resep saja.
2. Giling tipis, sekitar 1 cm berbentuk persegi panjang, kira-kira ukuran 30 x 20 cm.
3. Oles dengan butter permukaannya hingga rata.
4. Campur kayu manis bubuk dan gula palm, taburkan di atas butter hingga rata.
5. Gulung adonan seperti membuat roll cake yang sudah diberi filling. Padatkan.
6. Potong-potong kira-kira setebal 2 cm, lalu tata dalam loyang yang sudah bersemir margarin. Biarkan hingga adonan mengembang.
7. Panggang hingga matang.
8. Tooping, campur semua bahan, tim di atas air mendidih tapi api sudah mati ya, aduk-aduk hingga cream cheese leleh, siram di atas roti yang sudah matang.
9. Siap disajikan.


Ini penampakan sebelum aku oven. Selamat mencoba ya Moms! Yuk kita kekinian. hihihi...

Happy baking Moms...

Wednesday, August 12, 2015

Caterpillar Bread


Assalamualaikum Moms...

Akhirnya bisa posting resep kembali di blog ini. Kali ini aku bikin Caterpillar Bread alias roti yang dibentuk kayak ulat. Serem ya namanya? Tapi tenang, ini kayak roti biasa aja, aku pakai resep roti yang biasa aku pakai, hanya bentuknya saja divariasi.. Rasanya??? Tetep endes gulindes lah. Mohon maaf fotonya seadanya saja, aku ambil begitu keluar oven, mumpung belum ludes langsung dijepret deh. Yuks langsung disimak resepnya.

Caterpillar Bread

bahan :
-roti-
300 gr tepung terigu protein tinggi
1/2 sachet fermipan (sekitar 6gr)
150 ml air hangat
50 gr gula pasir
40 gr mentega
2 kuning telur
1/2 sdt garam halus

-topping-
6 buah sosis sapi
saus tomat
jagung manis rebus
jamur kancing diiris tipis
paprika potong-potong
keju mozarella
keju cheddar parut
mayonaise

Cara membuat :
1. Campur semua bahan roti, uleni sampai kalis, proofing selama 30 menit.
2. Ambil adonan roti seberat 50-70 gr, bentuk bulat lonjong, pipihkan, lalu beri satu sosis ditengahnya, lipat hingga sosis terutup rapat, lalu potong bagian pinggir jangan sampai putus, kepang seperti ulat. Cari digoogle aja ya kalo bingung step by stepnya, udah banyak yang posting kok. hehehe...
3. Beri aneka topping sesuai selera, bisa saus tomat, jagung manis, jamur, paprika, keju dan mayo seperti aku. Proofing sebentar.
4. Panggang hingga matang.

Happy baking Moms...

Saturday, April 4, 2015

Pizza Salami Favorite Keluargaku


DSC_0166

Hallo Moms...

Ini adalah pizza topping salami favorite keluargaku selain topping sosis pastinya. Kenapa enggak pakai daging giling, susah di sini kalau mau beli cuma sedikit, mesti banyak dan tempat yang jual daging plus ada jasa menghaluskannya lumayan jauh dari rumah. Pengennya sih beli foodprosesor aja, tapi masih kalah sama kebutuhan lainnya. hihihi... Oiya, salami ini juga susah nyari di Blitar kota kecilku tercinta, harus pesen dulu ke supplier aneka daging olahan atau beli saat aku mudik ke Malang. Aku tanya suppliernya kenapa enggak nyetok saja, eh dia jawab enteng aja "lha soalnya yang beli cuma sampean mbak (*aku maksudnya)". Masih kurang familiar sepertinya orang daerahku sama si salami ini.

DSC_0165

Buat yang pengen eksekusi pizza, silahkan di buka link berikut ya? Toppingnya terserah kita saja, sesuka hati plus memberdayakan bahan yang ada di lemari ajaib dapur masing-masing saja. Mau pakai tuna, sosis, salami, daging giling atau apa pun enggak masalah, kan dimakan sendiri jadi sesuaikan sama selera lidah kita sendiri donk. Langsung cap-cus ke link berikut ya untuk resep dasarnya, silahkan dimodifikasi sesuai selera dapur masing-masing.

Happy baking Moms...

Wednesday, March 18, 2015

Floss Roll Bun (*Abal-Abal)

DSC_0231

Assalamualaikum Moms...

Yeachhh... Pemilik blog lagi keranjingan baking ceritanya, di sela-sela rutinitas pengerjaan pesanan, selalu menyempatkan waktu buat eksekusi menu lainnya. Ceritanya ada sisa adonan roti, langsung kepingin bikin  Floss Roll Bun, karena enggak niat bikin ini dari awal, ya gitu deh, aku beri tambahan kata *Abal-Abal saja karena disesuaikan dengan bahan yang ada. hahaha...


Untuk resep dasar rotinya, bisa menggunakan resep andalan Moms sekalian ya, tinggal digiling tipis lalu panggang dan taburi wijen,eh jangan lupa dioles kuning telur dulu biar mengkilat warnanya. Nah dalam eksekusiku kali ini, rotinya over bake, alhasil saat digulung ada yang patah permukaan rotinya. Kelihatan kan bagian yang patahnya? Tapiiii, enak lho, langsung ludes, maklum penggemar olahan serba roti semua. hihihi...

Floss Roll Bun (*Abal-Abal)

Bahan :
adonan roti secukupnya, bisa pakai adonan di resep ini

-topping-
1 kuning telur kocok lepas
wijen secukupnya
daun bawang yang di iris secukupnya (aku tadi gak pakai)

-isi-
mayonaise secukupnya
abon sapi yang berserat secukupnya



Cara membuat :
1. Giling tipis adonan roti, taruh dalam loyang yang sudah bersemir margarin.
2. Setelah mengembang, oles dengan kuning telur, taburi wijen dan daun bawang iris.
3. Oven hingga matang.
4. Balik roti pada kertas roti, oles mayonaise pada bagian dalam roti dan taburi abon sapi merata, gulung segera selagi hangat.
5. Potong-potong, lalu oles mayonaise pada bagian sisi-sisinya, tutup dengan abon. Siap disajikan.

Happy baking Moms...

Sunday, February 1, 2015

Donat Kentang "Isi Cokelat"


Assalamualaikum Moms...

Waaahhhh.... Lama banget ya enggak update blog, terlalu lama kena virus males ngeblog. Walaupun aktifitas dapur tetap berjalan, tapi proses dokumentasi selalu saja terlewatkan. Kali ini mau posting resep donat kentang yang super empuk dan pasti langsung ludes tiap kali bikin. Resep asli dari Donat kentang NCC punya ibu Fatmah, tapi semua bahan bisa disesuaikan dengan yang ada dirumah kok, misal enggak ada kentang bisa diganti labu atau ubi, semuanya tergantung kreasi kita lah. Kali ini aku beri isian dengan cokelat saja, karena itu favorite suami dan si kecil. Udah segini aja dulu ya updatenya, dapur sudah memanggil. hehehe... Langsung saja berikut resepnya.

Donat Kentang "Isi Cokelat"
by : Ibu Fatmah Bahalwan

Bahan :
-bahan A-
100 ml air (aku pakai air hangat (bukan panas) untuk mencampur dengan ragi)
11 gr (1 sachet) ragi instan

200 gr kentang kukus yang dihaluskan, dinginkan
500 gr tepung terigu protein tinggi
50 gr susu bubuk
4 kuning telur
100 gr gula pasir
1/2 sdt garam halus
75 gr mentega

-bahan B-
cokelat filling
minyak goreng
gula donat

Cara membuat :
1. Campur air hangat dan ragi instan, aduk rata sisihkan hingga berbusa (5-10 menit).
2. Campur semua bahan A. uleni hingga kalis. Diamkan selama 30 menit.
3. Kempiskan adonan, timbang seberat 50 gr, beri cokelat filling, bentuk bulat, lalu diamkan kembali hingga mengembang selama kurang lebih 20 menit.
4. Panaskan minyak goreng, goreng donat isi hingga matang, usahakan hanya membalik sekali saja agar terbentuk ring warna putih di bagian tengahnya.
5. Taburi dengan gula donat.

Happy baking Moms...

Monday, December 8, 2014

Mozarella Bread


Hallo Moms...

Tumben ya pagi-pagi udah rajin? Mumpung lagi rajin, akhirnya nulis resep yang sebenarnya super simple dan enggak penting banget, hehehe... Ini hasil iseng di dapur beberapa hari lalu membuat roti mini bareng preman imoetku si Zie, Hanya saja bedanya, ini resep adonan roti favoritku yang aku isi dengan keju mozarelle dan aku beri topping butter plus garlic bread alias bawang bubuk. Rasanya mantap, aku habiskan bareng Zie, sampai pak suami protes, kok tinggal fotonya saja, hihihi...


Buat yang pengen mencoba, berikut resepnya.

Mozarella Bread

Bahan :
Adonan roti siap pakai, resep pernah aku tuliskan di sini

keju mozarella potong dadu, secukupnya

2 sdm butter
1 sdt garlic bread bubuk

Cara membuat :
1. Ambil adonan roti seberat 25 gr, isi dengan beberapa keju mozarella, bulatkan dan pastikan rapat agar keju tidak meleleh keluar. Biarkan hingga mengembang.
2. Campur butter dan garlic bread bubuk hingga rata.
3. sapukan tipis campuran butter di atas adonan roti yang sudah mengembang.
4. Panggang hingga matang, jika kurang cantik warna/toppingnya, sapukan lagi campuran butter, panggang sebentar.

Happy baking Moms...

Saturday, November 22, 2014

Bread Pudding versi "Pandan"


Assalamualaikum Moms...

Kembali dengan postingan super telat, dan pastinya sudah pernah juga aku share resepnya. Yang beda hanya jenis rotinya saja, kalau sebelumnya aku pakai roti tawar biasa dan cokelat, foto kali ini aku pakai roti tawar pandan. Yuks diintip resepnya di sini dan di sini ya Moms... Selamat hari sabtu...


Happy baking Moms...

Tuesday, November 18, 2014

Cheese Bun


Assalamualaikum Moms...

Wahhh... pasti dah pada bosan ya lihat postingan roti boy KW ala dapur ziah? hehehe... Hari ini bikin versi keju lho, endos gandos pake banget. Untuk resepnya silahkan di lihat di sini atau di sini. Bedanya adalah bagian fillingnya saja. khusus yang ini aku gunakan selai keju dengan dicampur sedikit mentega tawar. Rasanya bikin ketagihan, selai kejunya lumer, pas banget buat isian roti ini. Manis, gurih dan harum aroma kopi tetep cocok kok dipadu-padankan.


Yuk segera dikunjungi link di atas, jangan lupa dipraktekkan ya??? Jangan hanya di save saja halamannya, entar keburu ngiler lho. hehehe... Selamat mencoba, semoga cocok.


Happy baking Moms...

Sunday, November 16, 2014

Pizza Super Keju


Selamat malam Moms...

Super kangen sama blog ini. hehehe... Kali ini aku share pizza dengan pinggiran super ngeju ya. Lihatkan lumernya keju di bagian pinggir pizza ini??? hehehe... Untuk resep pizzanya seperti biasanya kok, silahkan di klik link di sini untuk resep dasarnya. Untuk bagian pinggirnya, tinggal diberi keju mozarella yang dicampur sama sedikit mayo biar tetep leleh walau sudah enggak panas. Satu loyang langsung ludes diserbu si papap sama adikku. Selamat mencoba ya Moms...


Happy baking Moms...

Sunday, October 19, 2014

Pizza


Selamat malam Moms...

Akhir-akhir ini sering kena virus "gampang pengen masakan orang lain". Ada enggak ya virus jenis itu? hihihi... Kemarin tiba-tiba kepingin pizza, dan enggak tanggung-tanggung aku langsung bikin versi besar, diameter 30 cm, nah lho, siapa yang mau bantu habisin???


Sudah sering aku posting ya resepnya, tinggal divariasikan saja toppingnya sesuai bahan yang ada di kulkas. Buat yang mau bikin silahkan aku sertakan link resep yang pernah aku share sebelumnya di sini.


Yang pasti enak pakai banget lho, dioven enggak begitu garing sehingga rotinya masih empuk dan enggak alot. Awalnya aku suka pizza yang garing karena adonan rotinya yang tipis, tapi sayangnya gak bisa dihangatkan lagi untuk sarapan esok hari karena pasti akan tambah garing rotinya. Akhirnya aku siasati dengan roti yang empuk seperti biasa kita jumpai, biar enggak alot saat aku panasi lagi, maklum pecinta masakan hangat plus terlalu sedikit anggota keluarga sehingga enggak cepat habis setiap eksekusi makanan.


Pizza ini sederhana saja, cuma adonan roti dioles saus tomat, ditaburi keju mozarella dan keju cheddar parut, taburan sosis sapi, jamur kancing, jagung manis, paprika dan mayonaise. Buat yang penasaran, cepetan bikin ya??? Ntar ngiler lho kalo enggak dicoba. hehehe...


Happy baking Moms...

Friday, September 12, 2014

Brazilian Cheese Bread


Selamat pagi Moms...

Beberapa hari kena virus malas ngeblog, seperti biasalah, penyakit yang sering menyerang para blogger. hehehe... Hari ini mau posting resep sarapan super praktis yang konon katanya merupakan salah satu roti terenak di dunia, tapi versi bule deh kayaknya, bukan versi lidah ndesoku. Walaupun tidak sesuai dengan lidah ndesoku tapi tetep aja aku habis dua buah untuk sarapan. hehehe... Waktu membaca review roti ini di Simply Recipes, yang mengatakan tekstur roti ini chewy seperti kue mochi Jepang (ya jelas saja bukan dari tepung terigu tapi tepung tapioka), langsung aku berpikir masa iya roti mirip mochi. Karena penasaran, akhirnya aku coba bikin, timbang-timbang bahan, walah tepung tapiokanya kurang, akhirnya aku tambahan oatmeal saja biar tetep gluten free ceritanya. hahaha...


Kalau di salah satu acara stasiun TV yang pernah mereview beberapa roti terenak di dunia, Brazilian Cheese Bread alias roti keju Brasil ini bisa disajikan dengan olesan cream keju, berhubung enggak punya, akhirnya aku beri selai blackberry dan parutan keju saja. Sebenarnya dalam adonannya sudah mengandung keju, sehingga tanpa diberi olesanpun sudah enak rasanya, hanya saja tekstur roti ini saja yang masih aneh di lidahku. Seperti pancake tapi lebih liat. Jadi biar bisa merasakan keistimewaan olahan ini, harus disantap selagi hangat, kalau masih sisa, simpan di wadah kedap, lanjut hangatkan sebentar sebelum disantap kembali.


Berikut resep Brazilian Cheese Bread ala Simply Recipes yang banyak dimodifikasi sama blogger yang sok tahu (*baca Mama'e Zie). Semoga orang Brasil yang punya resep ini enggak marah karena resepnya aku ubek-ubek sesuka hati. Amin...

Brazilian Cheese Bread

Bahan :
1 butir telur
75 ml minyak kualitas bagus (resep asli pakai olive oil)
150 ml susu UHT
170 gr tepung tapioka (kalau aku 100 gr tepung tapioka + 70 gr oatmeal)
50 gr keju cheddar (sepertinya kalau pakai keju parmesan lebih mantap)
1/2 sdt garam
1 sdm gula pasir (ini aku tambahi sendiri, takut enggak berasa kalau tanpa gula)

Cara membuat :
1. Panaskan oven.
2. Blender semua bahan hingga lembut.
3. Masukkan pada loyang muffin yang sudah dioles margarin.
4. Panggang hingga matang dengan api kecil selama 15-20 menit.
5. Sajikan selagi hangat dengan selai sesuai selera.

Happy baking Moms,,,

Friday, August 22, 2014

Coffee Bun dengan Aneka Variasi Filling


Hallo Moms...

Apa kabar hari ini? Akhirnya bisa kembali berbagi resep ya, Kali ini mau share berbagai varian Coffee Bun yang biasa aku buat. Yang pasti harus dan wajib ada yang isian cokelat, karena ini favorite si papap. Kalau aku lebih suka versi original saja, lebih berasa kopinya. Tapi yang manapun yang ada, pasti tetap aku makan. hihihi...


Untuk resep rotinya, aku selalu pakai resep yang biasanya saja, sudah terlanjur cinta sama resep ini, hasil rotinya sesuai selera lidah keluarga kami. Sudah pernah juga aku share resep Coffe Bun ini di sini ya. Yang ini juga sama persis seperti resep itu, hanya saja aku beri isian cokelat dan vla vanila sebagian adonannya. Untuk topping aku buat dua resep, yang satu resep seperti biasanya, sedangkan satunya lagi versi cokelat. Berikut aku tuliskan semua versi yang aku buat, mulai dari yang oroginal, isi cokelat dan isi vla vanila, silahkan pilih sesuai selera, semoga enggak pusing dengan resep yang panjang karena memang beberapa versi.


Coffe Bun "Aneka Versi"

Bahan :
-roti-
11 gr (1 sachet) ragi instan
275 ml susu UHT, hangatkan (bisa juga menggunakan air + susu bubuk)

400 gr tepung terigu protein tinggi
200 gr tepung terigu protein sedang
5 sdm gula pasir
1/2 sdt garam
3 kuning telur
100 gr mentega
1 sdm minyak sayur
1 sdt bread improver (optional, tadi aku enggak pakai, soalnya lupa aku taruh dimana, hehehe)

-filling original-
100 gr unsalt butter
2 sdm gula pasir halus
1/4 sdt vanila essens

-filling cokelat-
100 ml whipcream cair (bisa juga menggunakan whipcream bubuk + air es)
100 gr DCC
(bisa juga beli isian cokelat siap pakai di TBK)

-filling vla vanila-
50 gr vanila vla bubuk + pengencer sesuai petunjuk kemasan (minyak/air sesuai petunjuk)
(bisa juga beli vla vanila siap pakai di TBK)

-topping original-
50 gr butter
40 gr gula halus
38 gr kuning telur (aku edit menjadi 1 butir putih telur, hasilnya lumayan agak lama kriuknya si topping)
1 sdt kopi bubuk instan seduh dengan 1 sdt air panas (aku ganti dengan 1 sdt essens kopi)
sejumput kayu manis bubuk (kemarin aku enggak pakai agar aroma kopinya dominan)
50 gr tepung terigu ( aku pakai protein rendah)

-topping cokelat-
50 gr butter
40 gr gula halus
38 gr kuning telur (aku edit menjadi 1 butir putih telur, hasilnya lumayan agak lama kriuknya si topping)
1 sdt kopi bubuk instan seduh dengan 1 sdt air panas (aku ganti dengan 1 sdt essens kopi)
sejumput kayu manis bubuk (kemarin aku enggak pakai agar aroma kopinya dominan)
40 gr tepung terigu ( aku pakai protein rendah)
10 gr cokelat bubuk

Cara membuat :
1. Campur ragi instan dengan 150 ml susu hangat, diamkan hingga berbusa.
2. Campur semua bahan roti, masukkan susu yang sudah dicampur ragi instan sedikit demi sedikit, lanjutkan dengan sisa susu tanpa ragi, bila dirasa sudah cukup, hentikan memasukkan susu.
3. Uleni hingga kalis, tutup plastik, diamkan selama 45 menit. Sisihkan.
4. Untuk membuat isian original, campur semua bahan hingga rata, bekukan, lalu potong kotak-kotak sesuai ukuran yang diinginkan. Jika isian cokelat, panaskan whipcream hingga hangat saja, matika api dan masukkan DCC, aduk-aduk agar leleh, dinginkan di lemari es.
5. Toppingnya, kocok butter dan gula halus hingga mengembang, masukkan telur, essens kopi, kocok rata, masukkan tepung (plus cokelat bubuk bila yang versi cokelat), kocok rata. Taruh dalam plastik segitiga, siap digunakan.
6. Membuat rotinya, kempiskan adonan yang sudah difermentasikan, bagi menjadi 24 bagian, masing-masing sekitar 50 gr. Bulatkan adonan, pipihkan, lalu isi dengan filling, tutup dan bentuk bulat kembali. Taruh dalam loyang bersemir margarin, beri jarak karena adonan akan mengembang. Biarkan mengembang, tutup plastik.
7. Sambil menunggu adonan mengembang kembali, panaskan oven.
8. Setelah adonan mengembang, beri topping di bagian atasnya dengan cara potong sedikit ujung plastik segitiga, taruh adonan topping di atas adonan roti dengan cara melingkar seperti obat nyamuk bakar, mulai dari tengah.
9. Oven selama 20 menit atau sampai matang dengan suhu panas.


Happy baking Moms...