Sabtu, 12 Juli 2014

Carang Gesing


Assalamualaikum Moms...

Alhamdulillah hampir setengah perjalanan puasa ramadhan kita tahun ini, semoga selalu diberi kelancaran untuk menjalankan ibadah puasa ya Moms. Pasti di bulan puasa ini kita ingin menyajikan menu yang membuat keluarga tambah bersemangat saat berbuka puasa ataupun makan sahur, terutama untuk anak-anak kita. Meskipun Zie belum puasa, tapi khusus puasa tahun ini adekku sudah mulai ikut di keluarga kecilku karena alasan pendidikan, sehingga kalau biasanya kami hanya bertiga, sekarang kami menjadi berempat, sehingga untuk urusan makanan aku harus menyesuaikan untuk selera suami dan juga adikku.

Nah, untuk urusan menu setiap hari, aku usahakan untuk mengolah menu yang berbeda, biar adekku semangat menjalankan puasa, soalnya dia punya sejarah typus, sehingga kalau kurang asupan makanan saat berbuka atau sahur, sedangkan aktifitas di siang hari lumayan padat (maklum sebagai siswa baru dia sekarang sedang MOS), takutnya penyakit itu kambuh seperti puasa tahun lalu. Saat kemarin mudik pemilu, aku diberi oleh-oleh sama ibuku berupa pisang ambon yang belum matang, berhubung lumayan banyak dan kemarin matang secara bersamaan, aku malah bingung menghabiskannya, suami memang suka buah pisang ambon, tapi juga enggak bisa menghabiskan sebegini banyaknya. Akhirnya aku pengen bikin olahan yang cocok dari pisang ambon, tanya ibuku katanya enggak enak kalau digoreng atau dikolak karena teksturnya. Tanya ke mbak Isna Sutanto pemilik blog "Coba-coba Isna" apakah cocok untuk dibuat Carang Gesing, eh gayungpun bersambut, ternyata mbak Isna juga pernah bikin dari pisang ambon, horreeee...  Makasih ya mbak Isna sudah mau aku repoti dengan pertanyaan-pertanyaanku??? Tapi jangan dibandingin fotoku dengan foto mbak Isna lho Moms, jauh beda pake banget, kalau mbak Isna itu fotonya bisa bening seperti air, kalau punyaku food photografi-nya abal-abal. hehehe... (*modus ngrayu suami biar dibelikan lensa)


Alhamdulillah hasilnya memuaskan, pas buat menu takjil berbuka puasa, manis, seger dan yang pasti enak. Hanya saja kelemahannya pada pisang yang aku pakai, mungkin kalau memakai pisang kepok atau pisang raja, hasilnya pasti lebih kokoh pisangnya setelah matang, soalnya kan pisang ambon memang empuk ya, jadi hasilnya agak lembek setelah dikukus. hehehe... Tapi yang pasti, Carang Gesing ini adalah salah satu olahan yang wajib dicoba, terutama bagi Moms pecinta olahan pisang, asli enak lho, bisa disajikan hangat ataupun dingin. Carang Gesing ini ternyata jenis jajanan tradisional dari Jawa Tengah, biasanya dibungkus daun pisang untuk penyajiannya, berhubung enggak punya daun pisang, akhirnya aku wadahi ramekins saja seperti yang mbak Isna lakukan juga. hihihi...


Berikut aku tuliskan resep Carang Gesing yang aku lihat di blog mbak Isna.

Carang Gesing
by : buku primarasa edisi kue tradisional, via mbak Isna Sutanto

Bahan :
-bahan A-
600 ml santan
50 gr gula pasir
50 gr gula merah
4 cm kayu manis (aku pakai sejumput kayu manis bubuk, soalnya gak punya stock yang batangan)
4 butir cengkeh (aku enggak pakai)
1/2 sdt garam bubuk
1/2 sdt vanili bubuk
1 sdm tepung beras yang dilarutkan dengan 50 ml air

3 butir telur, kocok lepas

-bahan B-
2 lembar daun pandan, potong-potong
6 buah pisang kepok tua, potong serong

Cara membuat :
1. Panaskan kukusan.
2. Campur semua bahan A, kecuali telur, dalam panci tahan panas, aduk rata lalu jerang di atas api hingga mendidih. Angkat dan biarkan hingga hangat, lalu masukkan telur kocok, aduk rata.
3. Tata dalam cup/ramekins daun pandan, beri irisan pisang, lalu tuang adonan santannya hingga pisang terendam.
4. Masukkan ke kukusan yang sudah panas, kukus selama 30 menit. Angkat.
5. Siap disajikan.

Untuk 8 porsi.

Happy baking Moms...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar