Minggu, 07 September 2014

Kastengel Wafer - IDFB#16



Selamat malam Moms...

Lebaran memang sudah lewat, tetapi semangat membuat kue kering alias cookies masih lanjut terus nih. Kalau saat lebaran tiba, semua toples pasti terisi oleh beragam cookies, mau makan si cookies bingung pilih yang mana dan akhirnya melihat saja sudah males untuk memasukkan ke mulut. Belum lagi kalau kita sendiri yang membuatnya, entah karena sudah bosan dengan aroma butternya atau mungkin sudah kekenyangan saat icip-icip tiap cookies matang dan baru keluar dari oven (kalau alasan yang ini, membuat cookiesnya sengaja waktu enggak puasa lho ya, hihihi...). Yang pasti saat hari "H", cookies itu jelas masih disayang-sayang untuk dimakan karena memang mau dipamerkan ke para tamu yang berkunjung. hehehe...


Untuk hari-hari pasca lebaran seperti ini, makan cookies itu mengingatkan masa-masa sebulan yang lalu saat masih ngumpul bareng keluarga, entah yang jauh atau dekat semuanya ngumpul di ruang keluarga sampai pada duduk di lantai karena kursinya enggak muat. Wah, jadi kangen lagi dengan mereka. hiks... Waduh jadi ngelantur kemana-mana, kembali ke inti postingan kali ini yaitu bertemakan "Cookies". Sebenarnya pengen membuat olahan yang merupakan perpaduan wafer dengan adonan cookies ini sebagai salah satu sajian lebaran kemarin. Berhubung virus malesnya selalu menempel di waktu ramadhan kemarin, makanya aku batalkan membuat cookies ini dan saat ada Challenge #16 dari Indonesian Foodblogger ini, akhirnya aku wujudkan keinginanku untuk menyantap Kastengel Wafer yang sempat tertunda.


Kalau resep yang sudah beredar olahan wafer dipadukan dengan kulit nastar, kalau aku lebih suka manis dipadukan dengan gurih, yaitu wafer cokelat dibalut dengan adonan kastengel yang gurih. Alhasil langsung ludes belum ada 12 jam lho, ini rekor cookies terlaris yang pernah aku buat. hehehe... Renyahnya wafer dibalut kastengel yang lumer di mulut, wuah... kagak tahan untuk membiarkan toples tertutup rapat, langsung saja dimasukkan mulut nih cookies daripada dibiarkan melambai-lambai minta digigit (yang punya blog lagi kena virus lebay deh kayaknya, hihihi...) Berikut resep Kastengel Wafer ala dapur-ziah.


Kastengel Wafer

Bahan :
125 gr butter
3 kuning telur
175 gr tepung terigu
25 gr tepung maizena
1/4 sdt baking powder
100 gr keju cheddar parut (boleh juga pakai keju tua / parmesan sesuai selera)

150 gr wafer cokelat ukuran super mini (semakin bagus kualitasnya semakin enak lho hasilnya)

kuning telur untuk olesan
keju cheddar parut untuk taburan

Cara membuat :
1. Kocok butter dan kuning telur asal rata.
2. Masukkan tepung terigu, tepung maizena dan baking powder, aduk rata dengan sendok kayu.
3. Masukkan keju parut, aduk rata.
4. Giling tipis adonan, potong masing-masing ukuran 2 x 8 cm, balutkan pada wafer cokelat, rapikan. Lakukan hingga adonan dan wafer habis.
5. Olesi bagian atas dengan kuning telur, taburi keju parut.
6. Panggang dengan api kecil hingga matang, sekitar 20 menit.

Mudah sekali kan membuatnya? Dijamin keluarga pasti suka. Salam IDFB...


Happy baking Moms...

6 komentar:

  1. Makasih udah ikutan yaaa.....keliatan enak banget ini kukisnya...hihihi kapan2 aku coba yaa...

    Yukkk aplod terus resepnya...:D

    Elsye
    IDFB

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama2 mbak Elsye, silahkan dicoba, enak banget lho...

      Hapus
  2. assalaamu'alaikum mbak eva.. salam kenal, saya pengunjung baru blognya nih.. :D
    wah.. saya seneng banget ketemu resep ini. zaman saya masih SMA pernah lebaran ke rumah teman dan di rumahnya ada cookies ini. Langsung laporan ke ibu dan kami coba buat sendiri pakai adonan kue semprit (kukis semprit) dan wafer tango. sayangnya wafer jadi melempem dan tdk crunchy :(
    alhamdulillaah ketemu resep ini insyaAllah bakal dicoba, oya ada yg mau saya tanya, mbak pake wafer yg merek apa? hihi..

    BalasHapus
  3. walaikumsalam mbak Ayu, kalau wafer jadi melempem, langsung kecilkan api (seperti membuat sus kering) dan panggang lagi hingga wafer kembali renyah. ini pakai wafer briko cokelat yg versi sekali lahap mbak. selamat mencoba...

    BalasHapus
  4. Ass, mbak maaf saya mau bertanya. Itu bahan di atas hanya memakai butter? Apa tidak memakai mentega mbak? Bukan kah butter itu mentega wisman? Apa tidak ada berpengaruh pada kue jika kita tidak memakai mentega mbak? Ohya, selain wafer briko kita bisa memakai wafer apa lg mbak? Krna menurut saya wafer briko sedikit mahal untuk saya jual lg nantinya kue saya. Hehehe mohon dibalas mbak. Trimakasih:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. walaikum salam mbak Agnes, maaf baru aktif lg di blog. itu pake mentega wijsman mbak, kalo mau pake margarin seperti blueband bisa juga kok, tergantung yg ada di dapur kita aja, memang di hasil dan aroma beda. wafernya terserah kita jg, itu pakai merk briko soalnya biar pas sekali happ di mulut, kalo tango agak kegedean menurut saya, tapi semua wafer bisa kok.

      Hapus