Tuesday, February 25, 2020

Monogram Cake, Simple & Elegant Birthday Cake



Assalamualaikum....

Postingan kali ini mau cerita nih moms, monogram cake ini booming di dapurku sejak 2018, dan masih bertahan sampai awal 2020 ini. Birthday cake dengan inisial nama yang merayakan, diberi topping aneka cokelat masih menjadi primadona hingga awal tahun ini. Selain bisa merasakan lembutnya cake, manisnya cream, aneka topping cokelat yang menggoda, birthday cake ini juga memiliki tampilan simple tapi tetap cantik dan elegant.


Kita bisa menggunakan aneka jenis base cake sesuai request costumer. Kali ini saya share ukuran yang saya gunakan ya. hampir semua monogram cake di dapur saya menggunakan ukuran besar yaitu cake asal memakai loyang 22x30cm. Kemudian saya bentuk huruf sesuai request pemesan. Yang membedakan adalah lapisan kuenya saja, ada dua pilihan yaitu 2 lapis cake atau 3 lapis cake.


Kenapa harus menggunakan ukuran cake besar? Nah, ciri khas di dapur saya adalah dengan topping yang melimpah, kalau menggunakan ukuran kecil nanti tidak bisa diberi topping seperti contoh-contoh ini. Karena permukaan atas kue hanya sempit, sehingga sangat terbatas untuk memberikan aneka jenis topping.


Sebenarnya kita bisa saja menggunakan ukuran lebih kecil, misal 22x15cm. Tapi nanti sangat sedikit topping aneka cokelatnya. Seperti yang sering kita lihat di google ya. Karena semua memang kembali ke request pemesan dan budget yang diminta. 


Pembentukan huruf, saya menggunakan cara manual, tumpuk semua lapisan cake jadi satu, langsung saya gores di atas lapisan cake yang teratas, saya bentuk pola tipis menggunakan pisau kecil sesuai huruf atau angka yang akan dibuat. Setelah fix, kemudian saya potong sekalian dengan lapisan bawah menggunakan pisau cake berukuran panjang. Oiya, tips agar bisa rapi, cake nya harus benar-benar dingin ya, kalo masih hangat pasti bergerindil tidak bisa mulus hasil potongannya.


Untuk dekor samping kue, saya lebih suka yang tidak ada krim nya. Why? Ya soalnya lebih cepet proses dekornya. Hahahaha... Saya memang memberikan tarif tambahan untuk samping cake diberi krim atau tidak, karena memang beda waktu pengerjaannya dan jelas beda budget untuk ini. 


Untuk interaksi dengan saya secara cepat, bisa dengan komen di IG saya @evawahyupuspita_dapurziah di sana juga tertera nomor WA saya yang bisa dihubungi. Kalau komen blog, sering terlewatkan. Saya bantu sebisa saya. Karena saya juga masih belajar. Mari sama-sama belajar untuk membuat kue-kue cantik. Berikut ini contoh-contoh monogram cake ala dapur-ziah. Semoga menginspirasi.












Happy Baking Moms...

Friday, December 13, 2019

Resep Crumble untuk Topping Red Velvet Cake


Assalamualaikum...

Alhamdulillah bisa nulis blog lagi. Kali ini saya mau share resep crumble yang praktis. Biasanya kita bikin pakai lebihan adonan cake red velvet yang kita panggang hingga kering kan ya? Kendala yang sering saya hadapi adalah saat waktu sudah mepet, tergesa-gesa dan si cake yang mau dijadikan crumble itu tidak juga kunjung kering sempurna saat di oven, alhasil susah untuk dihaluskan. Apalagi kalau pemesan cake sudah chat "apakah kue sudah ready?". Langsung ambyar semuanya, pikiran jadi gak fokus, bikin crumble serasa butuh waktu puluhan jam. wkwkwkwk...



Akhirnya saya cari akal pindah ke tehnik lain membuat crumble yang bisa distock, agar siap pakai saat mendadak dan juga rasanya tetep enak. Jadi kita bisa pakai kapan saja selama masih enak sih crumble itu. hehehehe... Biasanya saya simpan di wadah kedap, masukkan kulkas. Tahan sampai 1bulan lebih kok. Praktis banget ini, saat mau dipakai blender secukupnya saja, tinggal dibuat topping red velvet cake deh. Dan taraaaaa... Enggak kalah cantik kan sama yang di bakery itu.


Prinsipnya ini sih seperti cookies ya, jadi tahan lama. Bisa dibilang ini red velvet cookies versi ekonomis. hihihihi... Tapi jangan salah, ini enak kok. Dikasih pasta red velvet dan pewarna merah, jadi red velvet crumble. Kalo dikasih pasta green tea dan pewarna hijau jadi green tea crumble, suka-suka yang bikin lah ya mau dibuat rasa apa. Tergantung mau dibuat dekor cake apa, menyesuaikan saja rasanya.


Nah untuk resepnya ini saya terinspirasi dari resep crumble nya bunda Ricke Just Ordinary Kitchen, beliau menggunakan crumble ini untuk topping browniesnya seperti di sini, ditaburkan saat mau dipanggang. Kalau ini, saya panggang seperti membuat kukis, hanya saja saya buat tipiiiiiissss sekali adonanya agar bisa kering sempurna sampai bagian dalamnya. Jadi kita cetak bulat seperti membuat nastar diatas loyang yg dialasi silpat, kemudian kita pipihkan pakai punggung sendok hingga tipis.


Yang pertama saya kasih resep asli bunda Ricke ya. Berikut resepnya.

Resep Crumble ala Bunda Ricke
Just Ordinary Kitchen

Bahan:
50 gr tepung terigu protein rendah
2 sdm munjung gula halus
1 sdm munjung butter/margarin

Cara membuat :
Campur semua bahan jadi satu, remas-remas hingga tercampur rata dan berbulir siap digunakan untuk topping brownies panggang.



Nah yang ini setelah dimodifikasi menjadi red velvet crumble ala dapur ziah, setiap bikin saya pakai 2x resep tepung Bunda Ricke yaitu 100gr, biar tidak terlalu sedikit.

Resep Crumble Red Velvet ala dapur ziah 

Bahan:
95 gr tepung terigu protein rendah
5gr cokelat bubuk (pilih yang warnanya agak kemerahan)
90 gr gula halus
60 gr butter/margarin (butter lebih enak rasa dan aroma yang dihasilkan)
1 sdt pasta red velvet
1 sdt pewarna merah tua
2 tetes pasta cokelat

Cara membuat:
Campur semua bahan, remas-remas hingga semua tercampur rata. Ambil adonan, bulatkan sebesar kelereng, tata di atas loyang beralaskan silpat, pipihkan hingga tipis. Panggang dalam suhu 125 derajat celcius selama 20-25menit. Angkat, dinginkan dan blender halus. Siap digunakan.


Selamat mencoba ya Moms, semoga bermanfaat. Ilustrasi nata di loyangnya seperti foto di bawah ini ya Moms, green velvet crumble.


Happy baking Moms...