Kamis, 26 Juni 2014

Nastar Keranjang


Assalamualaikum Moms...

Kali ini posting resep kue kering lagi, tapi ada edisi curhatnya ya. hehehe... Sebenarnya dari awal tujuanku membuat blog adalah untuk mendokumentasikan resep masakan yang sudah pernah aku bikin dan yang menjadi favorite keluarga. Kalaupun pada akhirnya ada yang minta jasaku untuk membuatkan kue atau apapun, tergantung pada kemampuanku dan waktu yang ada, soalnya aku selain ibu rumah tangga juga ibu yang bekerja di luar rumah. Oya, aku tekankan bahwa menjadi ibu pekerja adalah pilihanku, sehingga bila ada teman yang beranggapan ibu rumah tangga kerjanya ya hanya di rumah, sungguh ini adalah pilihan hidup yang aku pilih sendiri, yang jelas aku sudah minta persetujuan suamiku. Kalau suamiku saja medukung, kenapa anda yang repot??? hehehe...


Kembali ke jalan curhat yang benar, hehehe... Kalau ada yang tanya kenapa sih harus capek-capek bikin masakan, difoto, diedit, diupdate ke blog padahal itu kan semuanya gratis, tidak ada timbal balik jasa (maksudnya duit) yang aku peroleh, kan sepertinya membuang waktu, tenaga dan uang. Maka jawaban saya dengan lantang adalah "Saya mendapatkan kepuasan tersendiri dengan apa yang saya lakukan." Mungkin setiap orang punya hobby sendiri-sendiri, misalkan saja pemancing, kenapa harus beli alat pancing yang mahal, beli umpan, sewa perahu dan pada akhirnya setelah mendapat ikan dilepas lagi seperti di TV itu (korban emak-emak suka lihat TV), padahal dengan biaya yang dia keluarkan itu, bisa membeli sekontainer ikan segar di pasar (emang ikan diangkut pakai kontainer??), tinggal masak enggak harus berpanas-panasan. Yang jelas dia juga akan menjawab seperti saya, "Kepuasan tidak ternilai dengan uang", dan kepuasan setiap orang akan suatu hal pasti berbeda-beda. Mungkin Anda punya suatu hal yang membutuhkan uang lebih daripada orang lain untuk mendukung hooby anda, saya yakin itu. Semoga setiap orang mau menerima akan argument orang lain di sekitarnya, karena kita makhluk sosial, apa yang saya pikirkan belum tentu sama dengan pikiran anda dan satu hal lagi, apa yang saya suka belum tentu juga anda menyukainya dan saya tidak pernah meminta anda untuk menyukainya. Semoga anda tidak jenuh membaca curhatan saya yang agak ngelantur ini. hahaha...

Lupakan saja curhatan saya ya Moms kalau mengganggu, biasa tanggal tua suka ngelantur dan agak sensitif. hehehe... Oya maaf lagi, fotonya lagi enggak ada ide alias mati gaya. Langsung saja berikut resep Nastar Keranjang dapur-ziah, oya, bisa juga lho dibentuk seperti nastar pada umumnya.

Nastar Keranjang

Bahan :
250 gr butter (kualitas baik ya biar hasilnya meprel/lumer, memang harganya lumayan tapi dijamin meprel)
100 gr gula halus
3 kuning telur
1 sdt vanilla essens
3 sdm susu bubuk
350 gr tepung terigu protein rendah

selai nanas secukupnya, silahkan buat sendiri sesuai resep andalan anda, bentuk bulat kecil-kecil

2 kuning telur + 1sdm susu UHT cair, untuk olesan

Cara membuat :
1. Kocok asal rata saja butter dan gula halus, tambahkan kuning telur dan vanilla essens, aduk rata.
2. Masukkan susu bubuk dan tepung terigu, aduk rata dengan sendok kayu.
3. Simpan adonan dalam lemari es selama satu jam.
4. Buat bulatan adonan sebesar kelereng, pipihkan lalu masukkan ke cetakan kue keranjang yang sudah disemir margarin, lubangi bagian tengahnya, beri selai nanas, hias bagian atas sesuai selera.
5. Panggang selama 20 menit dengan suhu rendah.
6. Keluarkan dari oven, olesi dengan bahan olesan.
7. Panggang lagi hingga matang (sekitar 15 menit).

Note : *kue dioven setengah matang dulu baru dioles kuning telur agar tidak terkesan gosong
         
Happy baking Moms...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar